Solusi Digital Marketing Nusa Tenggara Barat

Memberkan pelayanan terbaik untuk anda dan usaha anda, kami mempunyai tenaga profesional dibidang marketing digital.

Layanan Konsultasi

Our Services

Sepenuh Hati

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Great Concept

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Development

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

User Friendly

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Recent Work

Monday, February 1, 2021

Akses Jalan Pendakian Rinjani Direalissai Tahun Ini

INFRASTRUKTUR: Pemkab Lombok Timur siap membangun infrastruktur jalan untuk akses pendakian Gunung Rinjani lewat jalur Sembalun. (Foto Istimewa)

SELONG
-- Mendaki Gunung Rinjani sepertinya tidak sesulit medan sebelumnya. Tahun ini, Pemkab Lombok Timur merencanakan pembangunan infrastruktur jalan hotmix dari pos masuk Sembalun hingga pos 1.

"Komitmen kami sudah jelas untuk membuat para pendaki lebih mudah dan nyaman melakukan pendakian," ucap Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taofik, kepada JEJAK LOMBOK, Selasa (2/2).

Komitmen ini, jelasnya, setelah Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy bersama.pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) melakukan pendakian pada medio 2020 lalu. Saat itu jajaran TNGR dan Bupati Sukiman menapaki keindahan Bukit Propok.

Pembicaraan terkait pembangunan infrastruktur jalan ini rupanya tercetus saat itu. Bupati Sukiman siap mengalokasikan anggaran dengan sistem kerjasama dalam pengelolaan tiket masuk ke gunung tertinggi ketiga di Indonesia ini.

Kala itu, Pemkab Lotim menyanggupi sekitar 5-6 kilometer pembangunan infrastruktur jalan.

Sebagai bentuk komitmen, ungkap Taofik, anggaran pembangunan infrastruktur itu sudah masuk dalam nomenklatur anggaran tahun 2021. Anggaran ini disebutnya bersumber dari dana pinjaman sebuah perusahaan plat merah, PTSMI.

"Ada sekitar Rp 100 miliar yang kita pinjam. Dari dana itu nanti kita ambilkan untuk pembangunan jalan itu," ucapnya.

Rupanya, pinjaman itu bukan hanya untuk infrastruktur jalan tersebut. Anggaran itu juga untuk sejumlah ruas jalan yang tidak dikerjakan pada tahun kemarin.

Kata Taofik, tidak dikerjakannya jalan ini akibat re-focussing anggaran tahun lalu. Karena itu, tahun ini semua ruas jalan itu akan dikerjakan.

Andai nanti pekerjaan jalan ini sudah terlaksana, dipastikan pihak TNGR dan Pemkab Lombok Timur fokus bekerjasama dalam pengelolaan sistem "one ticketing". Kerjasama ini disinyalir bisa mendatangkan keuntungan bagi kedua belah pihak.

Terpisah, Kepala Balai TNGR Dedy Asriadi mengamini adanya konsesi kedua belah pihak. Sejauh ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepala Dinas PUPR Lombok Timur terkait rencana pembangunan jalan.

"Sudah ada koordinasi dengan PUPR Lotim. Tinggal kita tindak lanjuti," ucapnya.

Saat ini, jelasnya, TNGR sedang menyusun dokumen dan berkas perjanjian kerja sama (PKS) strategis terkait rencana tersebut. Perjanjian ini akan dilayangkan di Kementerian Kehutanan.

Dedi mejelaskan, PKS ini nantinya menjadi alas izin membangun jalan tersebut. Mengingat kegiatan pembangunan infrastruktur jalan ini berada di kawasan TNGR. (jl)

Kebersihan Desa Wisata Harus Tetap Terjaga

DESA WISATA: Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah saat meresmikan Desa Wisata Sugian.

SELONG
--Desa Wisata Sugian, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur (Lotim) mendapatkan perhatian Pemprov NTB. Beberapa spot wisata yang ada di desa tersebut mulai dari pantai hingga gili (pulau kecil) diberikan sentuhan dan perbaikan.

Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah meresmikan Desa Wisata tersebut Senin, (1/2) kemarin. Dalam kesempatan itu, ia meminta masyarakat tetap menjaga keindahan dan kebersihan desa tersebut.

"Seindah apapun desa kita, kalau tidak dijaga kebersihannya, kalau tidak dijaga masyarakatnya sehat semuanya, sulit orang mau berkunjung ke tempat kita," ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, pembangunan desa wisata harus komprehensif, menyeluruh, tidak hanya membangun, tapi tidak dipelihara.

Pemprov NTB, lanjutnya, akan terus memberikan support terhadap kabupaten dalam mengembangkan destinasi yang ada di wilayah masing-masing.

"Perlu kita ingat, destinasi wisata itu tugas kabupaten kota, tidak berarti provinsi lepas tangan, pasti kita bantu, begitu juga pusat, tapi bagaimana destinasi itu terawat adalah tugas kabupaten beserta desa lokasi destinasi wisata tersebut," jelasnya.

Ia juga meminta agar pemerintah kabupaten serta pemerintah desa kompak dalam mengembangkan destinasi wisata yang ada. Dengan demikian, masyarakat sekitar dapat merasakan manfaat dari adanya destinasi wisata.

Tidak lupa, Rohmi tetap menginginkan masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan. Tujuannya agar tidak terpapar oleh virus Covid-19. 

"Kita harus menjaga kehidupan yang aman dan produktif, dengan pakai masker, untuk melindungi diri, keluarga dan lingkungan kita agar tidak menyesal di kemudian hari," tutupnya. (jl)

Peringati HPN 2021, Insan Pers Lotim Gelar Pertandingan Tenis Meja dan Baksos

LIBAS: Sekda Lotim, HM Juaini Taofik melibas habis lawan mainnya di nomor single dan double dalam pertandingan tenis meja HPN 2021 di Lombok Timur.

SELONG
--Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) jatuh pada tanggal 9 Februari. Dalam momentum HPN 2021 kali ini, sepertinya insan pers harus bersabar lantaran tidak seremoni kegiatan memperingati hari itu.

Ditiadakannya peringatan HPN tidak lain karena menyeruaknya virus Corona.

Di Lombok Timur, HPN 2021 dilaksanakan dengan cara sedikit berbeda. Kalangan wartawan di daerah ini menggelar pertandingan tenis meja, catur dan bakti sosial.

Ketua Panitia HPN 2021 Lombok Timur, Ratna Dewi mengatakan, kendati dalam kondisi pandemi, HPN 2021 tetap diperingati. Hanya saja perayaannya cukup sederhana dengan memperhatikan protokol kesehatan.

"Kita di Lotim peringati HPN dengan menggelar pertandingan olahraga, bakti sosial serta pemberian anugerah kepada sosok panutan pada puncak perayaan HPN, 9 Februari 2021 mendatang," ucapnya, Senin (1/2).

Kendati menggelar kegiatan, pihak panitia memastikan para peserta yang berasal dari insan pers dijamin standar protokol kesehatannya. Dengan demikian, para peserta yang terlibat terbebas dari virus.

"Kita semua berharap kegiatan ini berjalan lancar meski dalam suasana yang memprihatinkan saat pandemi Covid-19," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (PKP) Setda Lombok Timur, Iswan Rahmadi kegiatan yang digelar wartawan di Lombok Timur. Terlebih peserta yang terlibat berasal dari berbagai organisasi pers dalam memperingati HPN 2021. 

Menurutnya, pers sebagai salah satu pilar demokrasi harus lebih profesional. Perubahan harus selalu dilakukan.

"Atas nama pemerintah daerah, kami sambut baik kegiatan ini sebagai bentuk soliditas kita dalam mensukseskan HPN ini. Begitu pula, semua pihak harus mensukseskan kegiatan ini," pinta Iswan.

Usai membuka acara, Iswan Rahmadi melakukan servis pertama sebagai tanda pertandingan tenis meja antar wartawan se-Lotim dimulai.

Dalam kesempatan itu pula, Sekda Lotim HM Juaini Taofik, yang turut hadir menantang wartawan Lotim dalam pertandingan tenis meja yang dipusatkan di Bale Wartawan, Selong.

Dalam kategori single, Juaini Taofik tak memberi peluang sedikit pun kepada 5 pemain yang dilawan secara bergantian.

Demikian pula di kategori double, Sekda yang berpasangan dengan Ketua Korpri Lotim, Andika Restu Jaya, melibas habis lawan-lawannya. (kin)

Postingan Berenang, Gubernur Minta Maaf

TIDAK TEPAT: Akibat postingan pada gambar ini, Gubernur NTB banyak menuai komentar miring karena dianggap momennya tidak tepat.

MATARAM
- Jagat Maya dibuat heboh oleh postingan Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah yang sedang berenang. Dalam postingannya diketahui orang nomor satu di NTB itu sedang berenang di Mandala Water Park di Desa Bayan Kabupaten Lombok Utara Sabtu (30/1) lalu.

Beragam komentar bermunculan, lantaran di saat NTB disibukkan dengan bencana banjir hingga longsor akibat cuaca buruk beberapa hari terakhir. Di lain sisi, Gubernur NTB justru bersantai menikmati sensasi berenang di Lombok Utara bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saya tidak menyangka sampai seperti itu. Kita kan menginap di Lombok Utara di Bayan dan kita disambut sangat hangat oleh masyarakat,” ungkap Gubernur Zulkielimansyah saat ditemui, Senin (1/2) di Mataram.

Gubernur menyampaikan bahwa tempat yang dikunjunginya tersebut layak untuk dipromosikan. Terlebih potensi wisata di kawasan tersebut terbilang masih sangat asri.

Dengan suasana kawasan perhutanan yang menjulang tinggi, tempat ini layak dikunjungi wisatawan.

Begitupun masyarakat di sekitarnya yang menyambut kunjungan Gubernur dengan hangat. Tak heran jika ia menerima tawaran untuk turut berenang bersama masyarakat setempat.

“Bayan ternyata punya sesuatu yang tidak pernah terpublikasikan selama ini. Ada kolam yang airnya itu tidak mengandung bahan kimia karena alami. Langsung dari hutan dan akar-akar pohonnya," sambungnya.

Lantaran ia adalah gubernur, sejumlah orang di sekitarnya kala itu antusias ingin ikut mandi. Dimana saat itu ia mengaku kurang sehat tapi tetap menceburkan diri di kolam.

Ia mengaku setelah nyebur, demamnya hilang. Diduga air tempat itu mempunyai khasiat yang bagus.

Gubernur menegaskan bahwa tindakannya yang turut berenang bersama warga masyarakat hanya spontanitas. 

Terkait penerapan protokol kesehatan yang dipertanyakan banyak orang pada media sosial, ia menjawab bahwa dengan kondisi berenang sangat tidak mungkin baginya untuk menggunakan masker.

Meski demikian ia meminta maaf tentang perbuatannya tersebut yang melakukan aktivitas di luar batas, pada momen yang tidak tepat.

“Tentang protokol covid, kan gak mungkin pakai masker kita berenang. Itu spontan saja, kita bukan sengaja merencanakan untuk berenang. Saya pakai pakaian lengkap saat itu. Tapi saya minta maaf jika itu dirasa kurang baik disaat bencana dan angka covid meningkat,” pungkasnya.

Gubernur juga melalui akun media sosialnya memposting sejumlah foto yang menunjukkan dirinya bersama beberapa orang jajaran dan unsur OPD tengah asik berenang. Itu dilakukan usai meresmikan pemandian sumber mata air Mandala Desa Bayan Kabupaten Lombok Utara. (jl)

NTB akan Bangun Technopark Sumber Daya Pesisir dan Laut

Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah saat menerima Kepala Badan Peneliti Pusat Riset Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemKP), Taslim Arifin di ruang kerjanya.

MATARAM
- Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (BRSDM KP-KKP) merencanakan pembangunan Technopark Sumber Daya Pesisir dan Laut. Technopark ini direncanakan berlokasi di Lombok Tengah. 

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah mengungkap, pihaknya terus mendukung dan mengapresiasi perencanaan technopark tersebut. 

"Saya kira technopark salah satu program unggulan dari Presiden dan kalau direalisasikan ini akan bagus sekali, karena NTB dengan technopark bukan suatu hal yang baru," ucapnya, saat menerima audiensi Kepala Badan Riset Kementerian Kelautan dan Perikanan di Ruang Kerja Gubernur NTB, Senin (1/2). 

Pada kesempatan tersebut, ia mengutarakan harapannya agar technopark yang akan dibangun tersebut selain fokus pada pengembangan kelautan dan perikanan juga dapat berkontribusi dalam pengembangan sumber daya dan potensi lokal yang ada. 

"Sektornya bisa diganti dari tambak udang, limbahnya bisa jadi pakan lobster, rumput laut kemudian nanti bisa menjadi kosmetik" tuturnya. 

Kepala Badan Peneliti Pusat Riset Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemKP), Taslim Arifin menceritakan, ide awal dari technopark pada saat tahun 2014-2015 ketika ada program Blue Ekonomi di Lombok yang di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

"Technopark Sumber Daya Pesisir dan Laut ini akan menjadi center of excellence di bidang riset. Hal ini untuk mendukung kebijakan - kebijakan kelautan dan perikanan, konsepnya yaitu wilayah Lasser Sunda Island yang berpusat di Lombok" tutur Taslim.

Selanjutnya, akan dilakukan proses pembicaraan yang lebih dalam mengenai pembangunan Technopark Sumber Daya Pesisir dan Laut di Lombok dengan pimpinan terkait agar tahun ini dapat segera dilaunching. 

"Semoga dengan dukungan Gubernur kita dapat memulai dan kami akan melaporkan kepada pimpinan untuk segera memulainya," ungkapnya.

Sementara itu, kehadiran (BRSDM) KP - KKP selain membicarakan Tecnopark juga akan menginisiasi berbagai potensi Kerjasama yang dapat dikembangkan. 

"Kami ingin menginsiasi kerjasama untuk mengoptimalisasi pengelolaan wilayah-wilayah pesisir dan pulau - pulau kecil di NTB," tutupnya. (jl)

Dukung Basket Lombok Difabel, Gubernur NTB Beri Kursi Roda Khusus

BANTUAN: Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah saat memberikan bantuan kursi roda khusus kepada para penyandang difabel.

MATARAM
--Cita-cita Pemprov NTB menjadi daerah ramah difabel secara bertahap terus diwujudkan. Setelah menyediakan bus khusus difabel, giliran kursi roda khusus diberikan bagi para penyandang.

Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah kali ini mengupayakan pengembangan minat dan potensi masyarakat difabel. Upaya ini melalui Lombok Difabel, yakni sebuah komunitas basket kursi roda.

Gubernur memastikan, akan berusaha maksimal menyediakan sarana dan prasarana untuk menunjang aktivitas masyarakat difabel NTB. Sehingga mereka dapat terayomi sama baiknya dengan masyarakat pada umumnya.

"Ramah difabel gampang diucapkan, susah dilakukan. Saya berharap masyarakat tidak lagi melihat difabel sebagai hal yang berbeda, karena pemerintah menyediakan fasilitas yang dapat membantu mengatasi kekurangan mereka," katanya seusai memberikan empat buah kursi roda basket bagi komunitas Basket Lombok Difabel, di Ruang Kerjanya, Senin (1/2). 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial NTB, H Ahsanul Khalik menjelaskan, Pemprov NTB tak hanya memperhatikan fasilitas sehari-hari masyarakat difabel saja. Namun juga pada bidang hobi dan olahraga.

Ia melanjutkan, dengan adanya bantuan perdana bagi tuna daksa sepanjang sejarah Pemprov NTB ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet basket difabel tangguh dari NTB. Karena itu, Dinas Sosial akan terus mendukung dan mendorong agar suatu saat komunitas ini bisa melahirkan atlet-atlet basket kursi roda yang dapat mengharumkan nama NTB. 

"Bantuan ini akan kita tambah jumlahnya nanti dan akan terus kita  support sesuai program Dinsos," jelasnya. 

Nia Kartika, salah seorang anggota Basket Lombok Difabel yang menerima bantuan tersebut mengungkapkan rasa syukurnya. Ini karena Pemprov NTB telah memberikan perhatian besar bagi penyandang difabel. 

Nia mengaku bangga karena Basket difabel hanya ada dua di Indonesia. Yakni di Makassar dan salah satunya ada di Lombok. 

"Kami sangat bersyukur, kita punya pemimpin yang memperhatikan difabel. Semoga kedepannya kami bisa membela nama daerah dan mengharumkannya dicabang olahraga ini," harap Nia. (jl)

Sekda Lotim Sempat Tidak Bisa Divaksin

VAKSIN: Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taofik sebagai orang pertama di daerah ini yang disuntik vaksin.

SELONG
-- Vaksinasi Covid-19 di Lombok Timur dimulai dari Sekda. Kendati menjadi orang pertama yang divaksin, orang nomor satu di birokrasi daerah ini sempat tidak bisa divaksin lantaran tensi darahnya sempat naik mencapai 146.

Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taofik mengatakan, dirinya lolos untuk divaksin pada hari pertama. Ia divaksin setelah sebelumnya sudah melewati screening administrasi dan medis.

"Saya sempat deg-degan juga saat hendak divaksin," akunya, Senin (1/2).

Saat mau vaksin katanya, tensi darahnya pertama kali di angka 146. Sementara tensi di atas 140 itu tidak boleh divaksin.

Tak hanya itu, Taofik juga mengira alat tes yang digunakan pihak tim medis rusak. Namun saat dicek tensi untuk ya g kedua kalinya, tekanan darahnya sudah menurun di angka 126. Setelah itu, ia pun diperkenankan untuk divaksin.

Ia bercerita, ia termasuk sebagai orang yang menjaga stamina tubuhnya. Sebulan sekali ia harus suntik vitamin.

Terhadap suntik vaksin Corona ini, ia mengaku lebih sakit disuntik vitamin ketimbang vaksin.

Ia menyebut jika masyarakat sering disuntik vitamin. Karena itu, ia meyakinkan bahwa suntik vaksin jauh lebih sakit.

Sebelum suntik vaksin, bebernya, terlebih dahulu akan dicek riwayat kesehatannya. Sebut saja misalnya seperti tensi darah yang harus berada di ambang standar 140

Selain itu, jika ada gula darah atau ke cing manis, warga yang mengidap penyakit seperti itu dipastikan bebas dari suntik vaksin. Begitu juga dengan ibu hamil dan menyusui, dipastikan tidak disuntik vaksin.

"Ukurannya itu adalah bagaimana kesiapan dari badan kita secara medis, karena semua itu sudah di-screening dan ada tahapan-tahapannya," ucapnya. (zaa)

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Rizki Handika Putra
CEO
Laela Rosanti
Creative Designer
Sopian Haris
Sales Manager
Syamsu Rizal
Developer

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567