Solusi Digital Marketing Nusa Tenggara Barat

Memberkan pelayanan terbaik untuk anda dan usaha anda, kami mempunyai tenaga profesional dibidang marketing digital.

Layanan Konsultasi

Our Services

Sepenuh Hati

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Great Concept

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Development

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

User Friendly

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Recent Work

Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Friday, April 30, 2021

MotoGP Mandalika, Pertaruhan Indonesia di Mata Dunia

BERPOSE: Menteri Bappenas, Suharso Manoarfa, berpose saat berkunjung ke kawasan destinasi wisata Mandalika didampingi Gubernur NTB, H Zulkifliemansyah.

PRAYA
-- Percepatan penyelesaian pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika termasuk di dalamnya pembangunan sirkuit MotoGP menjadi atensi khusus dari pemerintah. 

Setelah dalam waktu dekat ini beberapa kali para menteri berkunjung melihat progres pembangunnya.

Jum'at (30/4), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas RI, Dr. Suharso Monoarfa, juga datang untuk melihat langsung sejauh mana pengembangan KEK Mandalika. Kunjungan ini sekaligus memastikan persiapan gelaran MotoGP yang rencananya akan dilaksanakan Maret 2022 mendatang.

"Perhelatan MotoGP merupakan kerja besar yang menjadi pertaruhan dan citra Indonesia di mata dunia. Karena itu persiapan yang masih ada ini hendaknya segera dituntaskan sehingga pada akhirnya nanti pada pelaksanaannya tidak menemukan kendala," ucapnya.

Pengembangan KEK Mandalika disebutnya telah menjadi prioritas perencanaan pembangunan nasional, termasuk penyelesaian sirkuit MotoGP.

Di Mandalika, Suharso mendapatkan penjelasan singkat dari Managing Directur The Mandalika, Bram Subandoro, terkait selayang pandang pembangunan kawasan wisata KEK Mandalika dengan sejumlah fasilitas yang tengah dibangun. Menteri juga mendapatkan penjelasan progress persentase pembangunan sirkuit MotoGP yang rencananya akan digunakan untuk gelaran MotoGP pada Maret 2022 mendatang.

Selepas pertemuan, Menteri bersama rombongan juga menyempatkan diri meninjau area sirkuit MotoGP. Ini dilakukan untuk memastikan sejauh mana prosentase pembangunannya hingga saat ini. 

Dalam kesempatan tersebut, Menteri juga sempat berbincang singkat dengan para pekerja.

Mengakhiri kunjungan kerjanya, Menteri Suharso singgah di Rumah Adat Sade, Desa Rambitan Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Dipandu Rifai Guide setempat, Menteri bersama istri dan Gubernur NTB, melihat langsung proses kerajinan tenun khas Lombok termasuk memperhatikan rumah tradisional warga Sade. 

Di tempat ini, Menteri dan rombongan juga berkesempatan untuk berbelanja produk kerajinan masyarakat. (jl)

Thursday, April 22, 2021

Zohri Kembali Bikin Kejutan, Masuk Daftar 30 under 30 Asia

Lalu Muhammad Zohri.

MATARAM
— Prestasi demi prestasi terus didulang Lalu Muhammad Zohri. Di awal kemunculannya, sosok ini mengejutkan Indonesia, khususnya NTB sebagai sprinter tercepat di Finlandia.

Sejak saat itu, berbagai prestasi terus didulang dan mengharumkan nama bangsa Indonesia. Terbaru, atlet kelahiran Karang Pansor, Kecamatan Pemenang Lombok Utara ini tercatat sebagai dalam daftar kategori Forbes 30 Under 30 Asia 2021.

Terpilihnya Zohri dalam daftar itu setelah Forbes melakukan kurasi yang menghasilkan 300 anak muda berusia di bawah 30 tahun yang dinilai berpengaruh. Zohri termasuk salah satu anak muda yang berhasil masuk dalam daftar tersebut. 

Forbes merupakan majalah bisnis dan finansial kenamaan yang berbasis di Amerika Serikat. Majalah ini didirikan sejak 1917 dan tercatat sebagai salah satu media kenamaan di dunia.

Mendapat prestasi yang luar biasa dan dicatat sebagai 30 anak muda Asia paling berpengaruh,tak membuat atlet ini besar kepala. Lewat saluran telponnya kepada awak media, dengan entengnya ia mengaku tidak mengetahui apa itu majalah Forbes.

Kendati tidak mengetahui eksistensi majalah kenamaan itu, ia mengaku tetap bersyukur. Penempatan dirinya sebagai anak muda dalam daftar berpengaruh setidaknya bisa menjadi motivasi bagi anak muda yang lain.

“Harapan saya agar anak-anak muda terus berkarya dan tunjukkan prestasi,” ucapnya.

Bagi Zohri. Masuknya namanya sebagai anak muda berpengaruh di Asia taka mengubah apapun dan tak menjadi beban. Saat ini. Ia tengah fokus terus menatap persiapan menuju Olimpiade Tokyo. (jl)

Monday, April 19, 2021

Soal Josep Paul Zhang, TGB: Kejar dan Adili Penista Agama

Josep Paul Zhang

SELONG
-- Umat Islam khususnya di Indonesia tengah diuji. Pasalnya video Josep Paul Zhang melalui kanal You Tube-nya mengaku sebagai nabi ke 26. Bahkan dia pun menyebut bahwa ajaran Nabi Muhammad SAW merupakan kesesatan.

Pengakuan pria berwajah Tionghua ini sontak membuat seluruh umat Islam gerah. Terlebih video tersebut beredar di tengah menjalankan puasa.

Berbagai ulama terkemuka mengutuk keras pernyataan Josep tersebut. Bahkan, aparat didesak agar mengadilinya.

Ketua Organisasi Internasional Alumn Al-Azhar Cabang Indonesia, TGB HM Zainul Majdi, mengutuk keras pernyataan dan prilaku yang dilakukan oleh Josep Paul Zhang. Dia menyebut hal itu merupakan provokasi.

"Ini merupakan provokasi nyata kepada kita semua. Bukan saja kepada umat Islam, tapi juga pemerintah, dan juga bangsa Indonesia," terang mantan Gubenur NTB dua priode ini.

Apa yang dilontarkan Josep disebutnya melukai hati umat Islam. Terlebih sosok Nabi Muhammad Saw merupakan utusan Allah SWT yang membawa agama tersebut.

Sebagai pembawa Islam, Nabi Muhammad harus dihormati, dimuliakan dan diagungkan. Perbuatan Josep menurutnya bisa membahayakan suasana keagamaan di NKRI.

Terlebih saat ini tengah berada pada kehidupan keberagamaan yang damai dan kondusif. Situasi ini dapat rusak dengan prilaku seperti itu.

Karena itu dirinya menuntut kepada aparat negara agar melakukan proses hukum. Aparat harus mencari, mengejar, menangkap, mengadili dan menghukum secara maksimal terhadap penista agama.

Apa yang dilakukan Josep disebutnya bertentangan dengan hukum postif yang berlaku di negara ini. 

Terlebih, ujarnya, negara perlu memastikan agar tidak boleh ada hal yang berbau atau mengandung suatu penistaan, pelecehan terhadap simbol-simbol agama. Terutama bagi muslim ialah agama Islam.

Ia mengatakan, agama Islam merupakan kepercayaan yang dianut sebagian besar oleh rakyat Indonesia. Karena itu, negara harus menjaga dan melindungi kehormatan agama tersebut.

"Siapa pun yang melakukan hal serupa harus dikejar, diproses, dan duhukum secara maksimal agar tak terulang lagi dimasa yang akan datang oleh siapapun," ucapnya.

Selanjutnya, dirinya mengajak kepada umat Islam tetap menahan diri. Umat Islam tidak perlu terprovokasi dan melakukan hal-hal di luar kewajaran. Terlebih di bulan suci Ramadan ini.

Video tersbut beredar di tengah bulan suci ini harus diambil hikmahnya. Masyarakat muslim tidak perlu terus menerus tersedot energinya oleh hal-hal yang kontraproduktif.

Sebaliknya, umat muslim harus terus berikhtiar berkontribusi aktif dalam memajukan bangsa.

"Energi besar dalam serta membangun bangsa. Untuk itu saya minta jangan terprovokasi dan terseret skenario untuk membangun ketegangan dan energi kia habis terkuras di situ," pintanya. (kin)

Thursday, April 8, 2021

4 Provinsi Ini Diminta Waspada Akibat Meningkatnya Intensitas Siklon Seroja

SIMULASI: Berikut ini merupakan pantauan simulasi pergerakan Siklon Tropis Seroja yang berdampak di 4 Provinsi di Indonesia.

JAKARTA
- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan informasi prakiraan cuaca bahwa empat provinsi di tanah air berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi cuaca itu disertai kilat atau petir dan angin kencang.

Rupanya ini sebagai dampak dari adanya Siklon Tropis Seroja yang diprediksi mengalami peningkatan dalam 24 jam ke depan. 

"Adapun keempat wilayah tersebut meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB)," ucap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr Raditya Jati, Kamis (8/4).

Selain hujan lebat, gelombang setinggi 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di perairan selatan Jawa, Samudra Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur.

Kemudian tinggi Gelombang 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa

Berdasarkan analisa BMKG pada Kamis (8/4) pukul 07.00 WIB, posisi Siklon Tropis Seroja telah berada di Samudera Hindia. Siklon Seroja ini berada di sebelah selatan Bali atau 16.3 LS, 112.6 BT, atau sekitar 890 kilometer sebelah selatan-barat daya Denpasar.

Apabila dilihat dari perkembangan arah geraknya. Siklon tropis ini cenderung bergerak menuju ke barat-barat daya dengan kecepatan 16 knots atau 29 kilometer per jam menjauhi wilayah Indonesia.

Adapun kekuatannya terpantau 40 knots atau 75 kilometer per jam dengan tekanan 995 hPa.

Selanjutnya, menurut prediksi BMKG dalam kurun waktu 24 jam atau pada Jumat (9/4) pukul 07.00 WIB, posisi Siklon Tropis Seroja akan berada di Samudera Hindia sebelah selatan Bali atau 18.7 LS dan 110.4 BT.

Posisi ini sekitar 1.120 kilometer sebelah selatan barat daya Denpasar dan dipastikan menjauhi wilayah Indonesia.

Adapun kekuatannya diperkirakan akan mencapai 55 knots atau mencapai 100 kilometer per jam dengan tekanan 982 hPa.

Melihat adanya hasil analisa dan prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG tersebut, maka pemangku kebijakan di daerah diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Tujuannya guna mitigasi dan pengurangan risiko bencana untuk ke depannya.

Selain itu, masyarakat juga diminta waspada dan dapat mengantisipasi segala sesuatu dalam kaitan potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca tersebut.

Dalam hal ini, masyarakat diharapkan selalu memantau perkembangan data dan informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan mengikuti segala arahan dari pihak berwajib. (jl)

Tuesday, April 6, 2021

Jelang GP, Dorna Cek Kesiapan Bandara Lombok

KUNJUNGAN: Pihak Dorna meninjau ke sirkuit MotoGP Mandalika untuk mengecek kesiapan perhelatan akbar tersebut.

PRAYA
– Dorna Sports, promotor ajang perlombaan MotoGP, meninjau Bandara Lombok. Tinjauan ini untuk melihat kesiapan fasilitas bandara dalam menyambut gelaran MotoGP di Mandalika, Lombok, Rabu (7/4).

Dalam kesempatan tersebut, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Lombok Nugroho Jati memaparkan perkembangan proyek pekerjaan di Bandara Lombok untuk menyambut perhelatan MotoGP Mandalika kepada Managing Director Dorna Sports Carlos Ezpeleta.

Adapun proyek-proyek pengembangan bandara antara lain proyek perpanjangan serta peningkatan daya dukung landas pacu (runway), proyek perluasan apron sisi barat, serta proyek pengembangan fasilitas kargo.

Saat ini tengah dikerjakan perpanjangan landasan pacu (runway) dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter. Ada juga peningkatan daya dukung runway agar dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo logistik MotoGP. 

"Selain itu, dilakukan pula perluasan apron sisi barat, dari 25.553 m2 berkapasitas 18 pesawat narrow body dan 4 pesawat wide body akan diperluas menjadi 50.923 m2 berkapasitas 18 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body,” ujar Nugroho Jati.

Untuk pengembangan fasilitas kargo, luas pelataran terminal kargo akan diperluas menjadi 2.572 m2. Akan dibangun pula akses jalan menuju jalan bypass yang terpisah dengan akses jalan umum ke terminal penumpang. Dari jalan yang dibangun ini diharap dapat mendukung kecepatan pengangkutan kargo dari bandara menuju Sirkuit MotoGP Mandalika dan sebaliknya. 

Proyek landas pacu yang target awal penyelesaiannya pada bulan September 2021. Pihaknya upayakan percepatan agar dapat selesai pada Mei 2021. 

Setelah dilakukan verifikasi oleh Kementerian Perhubungan RI, harapannya runway sepanjang 3.300 meter ini sudah dapat beroperasi pada Juni 2021.

“Pihak Dorna Sports tadi menyampaikan bahwa sektor logistik pada pergelaran MotoGP menjadi faktor yang sangat penting sehingga harapannya proyek perluasan apron sisi barat, fasilitas terminal kargo, serta jalan akses kargo dapat berjalan dengan baik,” terangnya. 

Pihak Dorna Sports menyampaikan setidaknya akan ada empat pesawat Boeing 747 Jumbo Jet yang akan lalu lalang di bandara tempat MotoGP dilaksanakan. Pesawat ini membawa logistik Dorna Sports yang dapat mencapai 370 ton. 

"Bobot tersebut termasuk semua motor dari tiga kelas balap seluruh tim serta perlengkapannya," ungkapnya. (wa)

Ini Penjelasan Kapolri Soal Telegram Larangan Media

Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA
- Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo langsung bergerak cepat mencabut telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tanggal (5/4). Telegram itu salah satunya berisi larangan menyiarkan tindakan arogansi aparat kepolisian. 

Sigit menjelaskan, niat dan semangat awal dari dibikinnya surat telegram tersebut. Ia meminta agar jajaran kepolisian tidak bertindak arogan atau menjalankan tugasnya tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. 

Karena itu, Sigit menginstruksikan agar seluruh personel kepolisian tetap bertindak tegas. Namun demikian harus juga mengedepankan sisi humanis dalam menegakan hukum di masyarakat. 

"Arahan saya ingin Polri bisa tampil tegas namun humanis, namun kami lihat di tayangan media masih banyak terlihat tampilan anggota yang arogan. Tolong anggota lebih berhati-hati dalam bersikap di lapangan," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (6/4).

Sigit menekankan, gerak-gerik perilaku anggota kepolisian selalu disorot masyarakat. Sebab itu, Sigit mengingatkan, satu perbuatan arogan oknum polisi dapat merusak citra Polri yang saat ini sedang berusaha menuju lebih baik dan profesional.

"Karena semua perilaku anggota pasti akan disorot, karena sampai ada beberapa perbuatan oknum yang arogan, merusak satu institusi," ucapnya.

Atas dasar itu, ia minta agar membuat arahan untuk anggota lebih hati-hati saat tampil di lapangan. Anggota polisi juga diingatkan jangan suka pamer tindakan yang kebablasan dan malah jadi terlihat arogan.

Hal ini, jelasnya, masih sering terlihat anggota tampil arogan dalam siaran liputan di media. Hal-hal seperti itu agar diperbaiki sehingga tampilan anggota semakin terlihat baik, tegas namun humanis.

Sigit menyatakan, dalam telegram yang sempat muncul ternyata menimbulkan perbedaan penafsiran dengan awak media atau insan pers. Kesalahan persepsi dalam hal ini bukanlah media melarang meliput arogansi polisi di lapangan.

Namun, menurut Sigit, semangat sebenarnya dari telegram itu adalah pribadi dari personel kepolisian itu sendiri yang tidak boleh bertindak arogan.

"Jadi dalam kesempatan ini saya luruskan, anggotanya yang saya minta memperbaiki diri agar tidak tampil arogan namun memperbaiki diri sehingga tampil tegas, namun tetap terlihat humanis. Bukan melarang media untuk tidak boleh merekam atau mengambil gambar anggota yang arogan atau melakukan pelanggaran," ujar Sigit. 

Sigit menegaskan, sampai dengan saat ini, internal Korps Bhayangkara masih memerlukan kritik dan saran dari seluruh elemen masyarakat. Sehingga, peran media sebagai salah satu pilar demokrasi akan tetap dihormati oleh Polri. 

Dengan kerendahan hati, Sigit pun menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat karena lahirnya perbedaan persepsi terkait dengan telegram tersebut. (jl)

Saturday, April 3, 2021

Berkisah Wisata Halal, TGB Sempat Diprotes Warga Non Muslim

CERAMAH: TGB HM Zainul Majdi memberikan ceramah dalam sebuah kesempatan. (Foto Istimewa)

MATARAM
-- Mafhum bagi banyak orang jika brand Wisata Halal yang dilabelkan di Provinsi NTB tidak lepas dari buah tangan kepemimpinan TGB HM Zainul Majdi. Di masa kepemimpinan sebagai gubernur, sosok ini mencetuskan brand tersebut.

Menakhodai NTB selama dua periode dianggap punya pengalaman luar biasa. Khusus dalam pengembangan sektor pariwisata, TGB menyadari sepenuhnya daerah yang dipimpin memiliki keindahan luar biasa.

Potensi keindahan itu diyakini menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Mau tak mau, orang dari berbagai belahan dunia siap tumpah ruah mengunjungi daerah ini.

Menyadari potensi itu saat menjabat, TGB pun mencetuskan brand Wisata Halal. Brand ini sempat mendapat tentangan dari masyarakat khususnya non muslim.

Bukan tanpa alasan jika brand ini diprotes. Terkesan dengan branding tersebut seolah-olah mendeskreditkan umat beragama yang lain.

Rancang bangun brand ini terus berjalan. Ada hal luar biasa dan signifikan setelah pelabelan wisata halal, selain konvensional.

"Bayangkan, ada peningkatan 200 persen jumlah kunjungan ke NTB dari wisatawan Timur Tengah," ucapnya, Sabtu (3/4).

Kemudian TGB mengungkapnalasan dibalik branding tersebut. Melonjaknya jumlah kunjungan wisatawan ini rupanya berdampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat.

Perkembangan ekonomi tersebut, tidak saja dirasakan umat muslim NTB. Lebih dari itu, warga non muslim pun turut merasakan hal yang sama.

Bagi TGB, ia tidak bisa membayangkan ketika wisata ditutup. Seperti di masa pandemi ini misalnya. imbas paling nyata, ada ratusan ribu kehilangan pekerjaan.

"Dalam maqosid syariah (pokok ajaran Islam), ada poin menjaga jiwa (hifzul nafs) dan harta (hifzul mal). Jika pariwisata ditutup menghadirkan pengangguran luar biasa," lanjutnya.

Setelah mendapat tentangan dan protes sebelumnya. Rupanya tokoh yang melontarkan protes itu kembali ke TGB. Kali ini, bukan untuk protes lagi, tapi berterima kasih.

Menghadirkan agama di ruang publik, jelasnya, hendaknya menghadirkan manfaat bagi semua umat manusia. Bukan saja kepada umat Islam.

Untuk menghadirkan wajah Islam yang positif itu, imbuhnya, harus berlandaskan pengetahuan. Di lain sisi, sebagai sesama umat manusia harus saling percaya dan hidup rukun.

Dalam kata lain, jelasnya, wajah Islam di ruang publik, harus dihadirkan sebagai agama yang tersenyum, ramah dan merangkul. Bukan sebaliknya, menebar teror, intimidasi dan saling silang sengketa.atau konflik. 

Khusus soal pariwisata, baginya, NTB yang memiliki keindahan luar biasa akan sangat sayang jika tidak dikelola dengan baik. Sektor ini dianggap sebagai salah satu pemicu pertumbuhan ekonomi. (jl)

Optimis, Islam Indonesia Berkontribusi untuk Peradaban

WEBINAR: TGH M Zainul Majdi saat mengikuti diskusi bertema Rumah Kita bersama Forum Studi Islam.

MATARAM
-- Perjalanan sejarah Indonesia menghamparkan banyak karunia. Dengan ribuan pulau, ratusan etnis dan dan bahasa ditambah dengan sejarah yang beragam telah menjadi corak tersendiri bagi masyarakat dunia.

Dari ragam perbedaan yang ada di negara ini telah bersepakat menghimpun diri dalam sebuah negara. Semua entitas etnis, agama dan perbedaan lainnya itu dikikis dan melebur dalam negara bernama Indonesia.

“Indonesia sesuatu yang abstrak ada kenapa kemudian bisa mempercayai. Karena ini ada  rasa ingin menghimpun diri. Rasa ingin bersama,” ungkap TGB HM Zainul Majdi, Sabtu (3/4).

Terhimpun ya segala perbedaan dari beragam perbedaan itu disebutnya bukan tanpa sebab. Tuhan meletakkan kesamaan cara pandang terhadap semua entitas yang berbeda itu tentang pentingnya bersatu dalam sebuah negara.

“Siapa yang meletakkan rasa ini, tentu saja Allah. Hingga kemudian para founding father diberi kesamaan cara pandang, ini sesuatu yang tak bisa dibayar dengan apapun,” imbuhnya.

Dengan ragam perbedaan yang ada, Indonesia yang dihuni mayoritas muslim telah menunjukkan peran vitalnya. Kerukunan umat beragama dan toleransi di negara ini harus tetap dijunjung tinggi.

Figur yang getol menyuarakan "Islam Moderat" ini optimis masyarakat muslim di negara ini bisa memberi kontribusi peradaban. Tidak saja untuk Indonesia, tapi dunia.

Hanya saja sara optimisnTGB ini bersyarat. Semua masyarakat Indonesia, khusunya Islam harus saling mencintai satu sama lain. Saling percaya antara umat beragama juga sangat penting dengan merawat toleransi.

"Kalau syarat itu sudah terpenuhi, kontribusi peradaban itu bukan angan-angan. Insyaallah akan menjadi nyata," ucapnya.

Apa yang dilontarkan TGB ini disampaikan dalam kegiatan diskusi bertema "Rumah Kita". Kegiatan ini dilaksanakan Forum Studi Islam (FSI) Lembaga Dakwah Fakultas di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.

Hadir dalam kegiatan itu Director Jamaica Muslim Center New York USA Imam Shamsi Ali. Ada juga Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. Dimana diskusi ini digelar secara virtual.

Kepada peserta webinar, TGB mengingatkan pentingnya menjaga rasa persaudaraan. Memiliki trust, saling berpikir baik, saling mengapresiasi, dan saling support. Sumber daya di darat maupun di laut akan berjalan dengan maksimal ketika ada saling menghargai dan menghormati, serta memanusiakan satu sama yang lain. (jl)

Tuesday, March 30, 2021

Rusak Nilai Kemanusiaan, TGB: Terorisme Industri Kebencian

TGB HM Zainul Majdi

MATARAM
— Rangkaian peristiwa aksi terorisme menjadi momok tersendiri bagi umat manusia. Kejahatan ini tidak sedikit dilakukan dengan mengatasnamakan agama.

Terbaru di Indonesia, tepatnya Minggu (28/3), di Makassar Sulawesi Selatan. Saat umat Kristiani sedang melaksanakan Minggu Palma di Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido — MH Thamrin harus dibuat mengalami ketakutan mendalam. 

Di lokasi, bom meledak dan dilakukan sepasang suami istri. Mengejutkannya lagi pasutri ini diketahui baru saja melangsungkan pernikahan sekitar 6 bulan lalu.

Ketakutan dan trauma mendalam yang dialami umat Kristen di lokasi, jelas tak terperi. Mereka merasa tidak aman menjalankan ibadah sesuai keimanan yang diyakininya.

Terhadap aksi terorisme tersebut, ada pesan khusus yang disampaikan TGB HM Zainul Majdi. Sosok pendakwah yang getol menyuarakan Islam Washatiyah (Islam moderat) ini mengecam aksi tersebut.

Dalam pesannya, TGB tegas mengatakan aksi terorisme harus dilawan. Penentangan terhadap ajaran Irhabiyah (terorisme) ini bukan tanpa sebab.

TGB mengatakan, aksi teror disebutnya melanggar ajaran paling dasar dalam Islam, yakni sisi kemanusiaan. Menegaskan alasannya, TG kemudian mengutip salah satu ayat Alquran tentang keharusan memuliakan sesama manusia.

“Sungguh Kami telah memuliakan manusia. Apa yang dimuliakan Allah Swt, tidak boleh dihinakan,” kutipnya.

Terorisme juag disebutnya menerjang ajaran Islam yang tak sepatutnya dilanggar. Membunuh sesama manusia merupakan larangan tegas yang diajarkan oleh agama yang dibawa nabi Muhammad Saw ini. 

Lagi-lagi terhadap alasan ini, TGB mengutip Kembali ayat Alquran. Kutipan yang disampaikan yakni tentang haramnya tindakan pembunuhan.

Begitu kejinya aksi terorisme ini, TGB sampai menyebutnya sebagai industri kebencian. Dalam industry tersebut ada rancang bangun merusak tatanan kehidupan di bumi.

“Terorisme ini menimbulkan kebencian, membuat satu pihak dengan yang lainnya saling mencurigai dan memecah belah anak bangsa,” ulasnya.

Bagi TGB, rekam jejak aksi teror belakangan banyak disematkan ke umat Islam. Label ini menjadi pukulan tersendiri bagi para pemeluk yang mengimaninya.

Sedianya, di dalam Islam sendiri menentang ajaran tersebut. Tegas dikatakan, aksi terorisme merupakan perbuatan haram yang tidak dibenarkan Islam.

Alih-alih membenarkan perbuatan keji itu, TGB menyebut jika aksi terorisme merupakan agenda terselubung dari pihak yang membenci Islam. “Terorisme justru melayani agenda orang-orang yang tidak suka terhadap Islam,” tandasnya. (jl)

Monday, March 29, 2021

5 Warga Asal NTB Diamankan Pasca Bom Makassar

KETERANGAN PERS: Warga Jakarta, Makassar dan NTB diamankan pasca bom Makassar dari keterangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

JAKARTA
— Detasemen Khusus (Densus) 88 bergerak cepat usai peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3). 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan jajarannya itu menangkap beberapa terduga teroris. Di Makassar, Densus menangkap empat orang yaitu AS, SAS, MR dan AA. 

“Mereka berperan bersama L dan YSM (keduanya pelaku bom bunuh diri) yakni bersama-sama dalam satu kelompok kajian Villa Mutiara,” kata Kapolri dalam keterangan tertulis, Senin (29/3). 

Keempat terduga teroris yang ditangkap di Makassar ini, berperan memberikan doktrin. Mereka pula yang rencana jihad serta membeli bahan-bahan peledak untuk bom bunuh diri. 

Bersamaan dengan itu, sambung Listyo Sigit, tim Densus juga bergerak melakukan penggeledahan dan penangkapan di dua wilayah. Kedua wilayah itu yakni Condet Jakarta Timur dan Bekasi Jawa Barat. 

Alhasil, empat terduga teroris diamankan yakni A, AH, AJ dan BS berikut barang bukti bom dan bahan peledak lainnya. “Polisi temukan lima bom aktif. Jenis bom sumbu, 5 toples besar berisi bahan kimia peledak, sulfur, flashfolder dan termometer. Bahan-bahan ini akan diolah menjadi bahan peledak Jumlahnya 4 Kg , kemudian ditemukan bahan peledak lain dengan Jumlah 1,5 Kg,” jelas Kapolri. 

Kemudian hasil operasi penangkapan di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Densus 88 mengamankan lima terduga teroris dari kelompok Jamaah Ansharut Daullah (JAD). 

“Total lima pelaku telah diamankan, serta terus dikembangkan, dalam waktu dekat dapat diamankan,” pungkas Listyo Sigit. 

Untuk itu, Kapolri meminta agar masyarakat di Jakarta, Makassar, dan NTB melakukan aktivitas seperti biasa dan tetap tenang jangan panik. Ia memastikan, bahwa jajarannya terus mengejar kelompok-kelompok teroris dan mengusut tuntas peristiwa bom bunuh diri ini. 

“Saya imbau masyarakat tetap tenang, tidak usah panik, terkait masalah teroris merupakan tugas kami untuk mengusut tuntas,” tutupnya. (jl)

Terungkap! Baru Nikah 6 Bulan, Pasutri Ini Pelaku Bom Makassar

JUMPA PERS: Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono saat memberi keterangan pers kepada awak media terkait kasus bom bunuh diri di Makassar.

JAKARTA
-- Teka teki pelaku bom bunuh diri yang tewas di depan halaman gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, perlahan mulai terungkap. 

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyebut, pelaku bom bunuh diri terdiri dari seorang laki-laki dan perempuan.

Dari data yang diperoleh keduanya adalah pasangan suami istri yang baru menikah enam bulan. "Betul pelaku pasangan suami istri baru menikah enam bulan," kata Argo dalam keterangannya, Senin (29/3). 

Diketahui, pasca bom bunuh diri beredar foto seorang laki-laki mengendarai sepeda motor matic berboncengan dengan seorang wanita. Motor dengan nopol DD 5984 MD tersebut tampak hancur. 

Menurut Argo, identitas laki-laki tersebut diketahui L. Sementara yang wanita YSF pekerjaaan swasta. "Penyelidikan masih terus dilakukan termasuk mengungkap pelakunya lainnya," ujarnya. 

Dia mengatakan, sejumlah tempat sudah digeledah mencari bukti lainnya. Termasuk pula rumah pelaku. 

Sejauh ini, pihaknya tengah menunggu hasil kerja anggota di lapangan. Dari proses ini diharap semua dapat diungkap dengan jelas.

Argo mengungkapkan, pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD. Kelompok ini tercatat pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina.

Sementara itu, jumlah korban luka akibat bom bunuh diri yang masih dirawat di rumah sakit tinggal 15 orang. 13 diantaranya di rawat di RS Bhayangkari Makassar dan 2 lainnya di RS Siloam. 

"Dari 19 korban luka saat ini tinggal 15 orang. 4 lainnya diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan," tandasnya.

Terhadap tragedi ini, nyaris semua jajaran kepolisian di tanah air siap siaga. Polresta Kota Bima, Lombok Utara dan Lombok Barat misalnya.

Di Kota Bima, aksi siaga bakal berlangsung hingga beberapa hari kedepan.  

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kita siaga. Semoga aman-aman saja,” ujar Kapolres Bima Kota, AKBP Haryo Tejo Wicaksono.

Terhitung sejak Minggu sore kemarin katanya, personil Polres Bima Kota juga menempatkan sejumlah anggota ke beberapa gereja yang ada di wilayah itu.

“Kita utamakan penjagaan lima gereja di wilayah Kota Bima,” ungkapnya. 

Dalam pengamanan ini lanjutnya, pihaknya juga menerjunkan anggota TNI berikut juga Satuan Barikade Mobil (Brimob).

Kini sambung Haryo, pihaknya terus mengecek keamanan di masing-masing Polsek yang di wilayah hukum Polres Bima Kota berikut juga anggota Patroli Gabungan TNI. 

Bukan tanpa alasan jika jajaran polisi di Bima Kota siaga. Ini tidak lepas dari rekam jejak kasus terorisme di daerah itu.(jl)

Sunday, March 28, 2021

TGB Kecam Bom Bunuh Diri di Makassar

TGB HM Zainul Majdi

SELONG
-- Publik dikejutkan dengan ledakan yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Jl Kajaolalido-MH Thamrin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa itu terjadi saat umat Kristian melaksanakan ibadah, Minggu Palma berlangsung, (28/3).

Lantaran itu, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, Dr Muhammad Zainul Majdi mengatakan, perbuatan bom bunuh diri di depan gereja tersebut merupakan perbuatan tercela dan hina. Ia bahkan menyebut aksi itu dilaknat oleh Allah SWT.

Dirinya mengutip ayat dalam Alqur'an yang berbunyi: Walaa tabghil fasaadu fil ard, innallaaha yuhibhul mufsidin. 

Ayat ini kira-kira artinya, janganlah engkau melakukan kerusakan di bumi Allah, sesungguhnya Allah tidak suka mereka yang melakukan pengerusakan.

Lantaran itu, uajarnya, siapa pun yang bertanggung jawab, pemerintah harus menemukan mereka dan memberikan hukuman yang setimpal, siapa pun itu. Apalagi hal itu dilakukan jika mengatasnamakan agama.

Islam, terang Ketua Dewan Tanfidziah NWDI ini, mengajarkan tentang kedamaian, dan kasih sayang. Bahkan, terangnya, dari sekian nama Allah sering kita baca setiap hari yakni Arrahman Arrahim, maha pengasih dan maha penyayang.

"Do'a dan duka untuk para korban," tutup pria yang akrab disapa TGB ini. (kin)

Thursday, March 25, 2021

Kenang Gus Dur, TGB: Semua Hal Jadi Medium Pembelajaran

TGB HM Zainul Majdi

MATARAM
-- Isak tangis mengangkasa lebur di udara. Selaksa doa menjadi penanda pengiring gugurnya salah satu putra terbaik bangsa, Gus Dur 

Hari itu, Rabu, 30 Desember 2009, tepatnya sebelas tahun silam. Sekitar pukul 18.45 Wita, salah satu ruangan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta jadi saksi wafatnya sosok itu.

Kematian Gus Dur sudah diketahui banyak orang. Akibat komplikasi yang diderita rupanya tak kompromi lagi dengan nyawanya.

Kini ia telah tiada. Namun, pikiran dan gagasannya masih tetap hidup. Di masa kepemimpinannya pula dwi fungsi TNI Polri disudahi.

Rabu kemarin (24/3), haul Gus Dur diperingati. Salah satunya yang diselenggarakan para Gusdurian (pengikut Gus Dur, Red) Kairo. Haul itu berlangsung secara hybrid dengan menghadirkan sosok Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia, TGB HM Zainul Majdi.

Bukan hanya sosok cucu pendiri organisasi NW itu, Ketua Nasional Jaringan GusDurian Alissa Wahid dan intelektual NU Ulil Absar Abdalla juga bersama dalam forum itu.

Bahkan, nama-nama tak asing lainnya seperti Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi, Founder Ngaji KGI Dr Nur Rofiah, serta pegiat dakwah milenial Habib Husain Ja’far Al-Hadar, juga ikut serta.

Ada yang menarik dalam forum itu, terutama kehadiran TGB Zainul Majdi. Sosok gubernur NTB dua periode itu menyampaikan kenangannya saat kali pertama bertemu dengan Gus Dur.

"Saat itu saya masih kelas satu Aliyah, sekitar tahun 1988. Saat pulang sekolah, saya melihat ada mobil masuk di halaman gedeng (rumah, Red) Maulanasyekh, kakek saya," ucapnya.

Pemandangan mobil masuk di halaman rumah Maulanasyekh bukan hal biasa. Pemandangan itu dianggap ganjil lantaran tak sembarang orang melakukan hal tersebut.

Kata TGB Zainul Majdi, hanya orang-orang tertentu dan dianggap penting yang diizinkan sang kakek. Biasanya, tamu yang datang memarkir kendaraan mereka di luar halaman.

Setelah mobil masuk, kenangnya, ada Ustadz Rofi'i Akbar yang turun dari dalam mobil. Selepas ustadz yang bertindak sebagai sopir ini diikuti seorang pria berbadan gemuk dengan peci dan batik lengan pendek.

"Beliau-beliau itu langsung masuk ke rumah Malaunasyeikh," ungkapnya.

Tak hanya memarkir mobil di dalam halaman rumah. TGB semakin tercengang ketika kakeknya menyambut tamu itu dengan baju "kebesarannya". Pakaian khusus yang dihadiahkan oleh sang guru Syaikh Hasat Al-Masyath. 

HAUL: TGB HM Zainul Majdi saat berada dalam acara haul Gus Dur yang dilaksanakan hybrid.

TGB melihat sang kakek mengenakan pakaian khusus itu dilengkapi jubah dengan surban. 

Setahu TGB, pakaian yang dikenakan Maulanasyekh TGKH M Zainuddin Abdul Madjid itu biasa dikenakan saat ada ulama-ulama datang, seperti Syaikh Yasin Isa Al Fadani.

Sambutan Maulanasyekh sangat hangat, Gus Dur dipeluk. Nampak pula keakraban yang terlihat antara sang kakek dan Gus Dur.

TGB mengaku, saat itu tidak tahu menahu sosok Gusdur. Sejam selepas memasuki rumah, Gusdur pamit dan keluar menuju mobil. 

Sempat Maulanasyekh hendak mengantar hingga ke mobil, tapi ditolak Gus Dur. Ia diantar hingga di tengah halaman rumah saja.

Kepada TGB kemudian Maulanasyaikh menyampaikan, tamu yang datang itu adalah Abdurrahman Ad Dakhil. Ia adalah cucu pendiri organisasi NU.

Ingatan tentang perjumpaan bersama Gusur itu masih lekat di kepala TGB. Sambutan ya g diberikan sang kakek dianggap menandakan sosok itu adalah orang luar biasa, istimewa.

"Itu bentuk penghormatan kakek kepada Gus Dur. Tentu secara menyeluruh, tidak hanya Gus Dur. Kepada keseluruhan keluarga Gus Dur hingga kepada Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari,” urainya.

Setelah pertemuan itu, lanjut TGB, ia berjumpa lagi dengan Gus Dur ketika menjabat menjadi presiden. Ia bersama rombongan diterima secara sederhana. 

Tak kalah dengan kenangan perjumpaan pertama, pertemuan kedua ini juga masih tersimpan rapi di memori TGB. Saat itu, Gus Dur berkisah ketika berada di Kairo, Mesir. Ia juga bercerita tentang detail cerita-cerita film serta yang lainnya.

"Dari interaksi itu saya sadar, beliau melihat segala sesuatu menjadi medium pembelajaran. Yang patut ditiru dari Gus Dur semua hal bisa menjadi sumber ilmu dan pembelajaran,” tutupnya. (jl)

Tuesday, March 23, 2021

Ini Modus Kepemilikan dan Penguasaan Lahan Pihak Asing

RAKOR: Pemprov NTB diwakili Sekda NTB, HL Gita Ariadi saat menemani Laksamana Yusup memimpin rapat koordinasi kepemilikan pihak asing.

MATARAM
-- NTB termasuk satu dari delapan provinsi yang dikategorikan sebagai provinsi kepulauan, Lombok dan Sumbawa. Terdapat sekitar 278 pulau-pulau kecil di daerah ini.

Selain itu, NTB juga sebagai destinasi Pariwasata Super Prioritas di Indonesa. Akibatnya, tidak jarang banyaknya investor asing berlomba-lomba menanamkan investasi.

Tak main-main, investasi yang ditanam berupa kepemilikan hak atas tanah. Kondisi ini tentu menjadi ancaman serius terhadap daerah ini.

Demi mencegahnya, Pemprov NTB berupaya mencegah kepemilikan penguasaan asing tersebut.pemerintah daerah tidak ingin sumber kekayaan alam yang ada jadi ajang eksploitasi.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Laksamana Muda TNI Yusup. Sosok ini merupakan Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Kelautan Wilayah dan Kemaritiman. Lontaran ini disampaikan dalam rapat koordinasi “Antisipasi dan Penanggulangan Penguasaan Asing Terhadap Wilayah Daratan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Rapat koordinasi ini dalam rangka menjaga kedaulatan wilayah NKRI dan ketahanan nasional. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB, Selasa, (24/3).

Laksamana Muda TNI Yusup menjelaskan, Indonesia sebagai negara hukum berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Landasan ini penting dalam mencegah kepemilikan penguasaan asing terhadap sumber kekayaan alam.

Pemerintah RI, jelasnya, telah menyiapkan hukum atas hal tersebut. Landasan itu yakni pada UU RI  No. 5 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, UU RI  No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Selain itu, ada juga Undang - Undang Republik Indonesia No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Berikutnya, UU RI  No. 1 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI  27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.

Selama ini, jelasnya, berbagai praktek di lapangan yang dilakukan oleh orang asing untuk dapat menguasai hak tanah di Indonesia. Ini dilakukan melalui penyelundupan hukum, seperti menikahi warga lokal dan perjanjian nominee.

“Ada perjanjian pra nikah yang mengatur segala ketentuan yang disepakati kedua mempelai. Lahan yang dibeli atas nama WNI serta pengelolaan dan segala isi dilakukan oleh orang asing," ujarnya.

Sementara itu, untuk perjanjian nominee yakni perjanjian yang menggunakan nama WNI. Dimana pihak WNI menyerahkan surat kuasa kepada WNA untuk bebas melakukan perbuatan hukum terhadap tanah yang dimilikinya.

Pihaknya berharap setiap kepala daerah yang memiliki pesisir dan pulau-pulau harus mampu mengamankan, memanfaatkan dan mengelola dengan baik. Ini penting agar semua itu tidak dikuasai orang asing. 

“Silahkan orang asing datang berbondong- bondong, tetapi sebagai penikmat saja. Jangan mereka sebagai pemilik. Yang sering kita rasakan menjadi orang asing di negeri sendiri," tuturnya.

Menanggapi itu, Sekda NTB, HL Gita Ariadi mengungkapkan, dalam proses berinvestasi tidak tertutup kemungkinan orang asing akan hadir di NTB. Untuk itu, pemerintah daerah telah membentuk sebuah tim yang diberi nama “Timpora”. 

“Kami telah membentuk Timpora yakni Tim Penertiban Orang Asing sesuai dengan pedoman terdiri dari multi stakeholder," ucapnya.

Dalam tim Timpora itu, ada unsur imigrasi, kepolisian dan sebagainya. Tim inilah yang bekerja melakukan pengawasan terhadap masalah tersebut.

Ada beberapa investor yang telah datang ke NTB sejak tahun 2004. Hanya saja sampai saat ini belum melakukan kegiatan realisasi invetasi.

Kondisi ini praktis membuat pihaknya mencurigai apa yang dilakukan pihak tersebut. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat keamanan yang memiliki tugas bersangkutan.

Pemprov NTB telah mengusulkan untuk dilakukan pembangunan Global Hub di Kawasan Bandar Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU). Proyek ini lokasinya dekat dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (AKLI II).

Alur ini, jelasnya, merupakan highway pelayaran dunia dan pada posisi strategis. Penetapan posisi ini berdasarkan analisis United Nations Conference On The Trade And Development (UNCTAD).

“NTB mengusulkan untuk pembangunan Global Hub sebagai tempat persinggahan dari kapal-kapal yang melintasi ALKI II. Asumsi kita, jika AKLI I terjadi stuck dibutuhkan alternatif alur lainya yakni AKLI II,” paparnya. (jl)

Thursday, March 18, 2021

NTB Diusulkan Jadi Daerah Perluasan PPKM Mikro Nasional

Airlangga Hartanto

MATARAM
-- Ada 10 provinsi yang dinilai berhasil menekan angka Covid-19. Penilaian ini melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dalam tiga tahapan. 

Lantaran itu, pemerintah pusat kembali akan memperpanjang PPKM Mikro pada tahap IV yang dimulai 23 Maret hingga 5 April 2021 mendatang. Perluasan ini dengan menambah lima provinsi di luar Jawa dan Bali. Diantaranya, Provinsi NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara dan NTT.

Sebelumnya, pemerintah telah menerapkan PPKM dalam tiga tahapan. Tahap pertama dimulai sejak 9 - 22 Februari 2021. Tahap kedua, dari 22 Februari hingga 8 Maret dan tahap ketiga, mulai 9 - 22 Maret 2021. 

Dalam tiga tahapan itu meliputi 10 provinsi yang menerapkan PPKM yaitu, Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat-Tengah-Timur, Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Sulewesi Selatan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Menteri Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengungkapkan, parameter penetapan daerah yang menerapkan PPKM mikro yaitu memenuhi salah satu dari empat parameter yang ditetapkan. 

Pertama, tingkat kasus aktif di atas rata-rata nasional. Kedua, tingkat kesembuhan di bawah rata-rata nasional. Ketiga, tingkat kematian di atas rata-rata nasional dan keempat tingkat keterisian rumah sakit (BOR) untuk ICU dan ruang isolasi di atas 70 persen.

"Hasil evaluasi dari 10 provinsi yang menerapkan PPKM bahwa penambahan kasus aktif mengalami tren penurunan. Tingkat kesembuhan dan kematian mengalami perbaikan," ungkapnya, Kamis secara virtual di Jakarta, Kamis (18/3).

Dalam rapat evaluasi tersebut, turut dihadiri delapan kementerian dan lembaga terkait. Diantaranya Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, Panglima TNI, Kapolri serta 15 gubernur se-Indonesia.

Dalam paparannya, Airlangga menjelaskan, terkait kebijakan pembatasan PPKM masih tetap sama dengan kebijakan bagi 10 provinsi sebelumnya. Kecuali kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan tatap muka. 

Untuk perguruan tinggi atau akademi dibuka secara bertahap dengan proyek percontohan berbasis perda dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang masif. Sementara kegiatan seni budaya diizinkan dibuka maksimal 25 persen pengunjung dengan prokes.

"Untuk kegiatan belajar mengajar dan seni budaya, tentu kita berharap bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti dengan perda dan perkada," harapnya.

Pembatasan kegiatan dalam rangka PPKM Mikro tetap sama dengan sebelumnya. Misalnya, 50 persen karyawan perkantoran bekerja dari rumah alias WFH. Restoran maksimal menampung 50 persen pengunjung yang makan di tempat. 

Begitu juga dengan pusat perbelanjaan tutup maksimal 21.00. Kegiatan kontruksi beroperasi 100 persen dengan prokes. 

Lalu tempat ibadah hanya boleh diisi 50 persen. Begitu pula dengan fasilitas umum. Sejumlah sektor esensial diperbolehkan beroperasi 100 persen selama PPKM Mikro.

Menanggapi hal itu, mewakili Pemerintah Provinsi NTB, Asisten III Setda NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi mengungkapkan, dari 10 kabupaten kota di NTB terdapat tiga kabupaten yang mengalami penurunan kasus Covid-19.

Ketiga daerah itu dengan posisi zona kuning dengan risiko rendah. Sememtara tujuh kabupaten kota lainnya masih berstatus zona orange dengan risiko sedang.

Diketahui, Pemprov NTB secara lokal juga telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di desa kelurahan yang berisiko tinggi atau zona merah Covid-19 sejak Februari lalu. Hal tersebut sesuai Instruksi Gubernur No. 180/01/kum/2021.

“Artinya selama per 14 Maret setelah pemberlakuan PPKM yang tadinya terdapat desa yang merah sebesar 3 persen. Jadi saat ini tidak ada lagi desa dengan status merah," ungkapnya.

Mantan Kepala Dikes NTB itu menjelaskan, sementara desa yang berstatus zone orange dari 5,2 persen sekarang tinggal 0,2 persen. Kemudian desa yang berstatus hijau sebesar 85,4 persen dan desa zona kuning 11 persen. 

Menurutnya, tren perkembangan kasus positif Covid-19 di NTB cukup tinggi dikarenakan jumlah testing masih sangat terbatas.

"Kalau rata-rata perharinya masih bisa di angka 20 hingga 60 persen per harinya. Karena jumlah testingnya terbatas. Inilah yang sedang kita kejar supaya jumlah testingnya bisa masuk," pungkasnya. (jl)

Wednesday, March 17, 2021

Di Depan Kader PMII, Jokowi: Harus Jadi Navigator Perubahan

Ir. H. Joko Widodo

SELONG
-- Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dituntut menjadi navigator bagi perubahan bangsa yang lebih positif. Terlebih perubahan dunia yang begitu cepat.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo, dalam sambutannya secara virtual dari istana negara pada pembukaan Kongres PMII ke XX yang digelar dengan sistem hybird.

Jokowi mengatakan, PMII selalu terdepan dalam mengawal perjalanan bangsa. Teguh membela NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. 

Menurutnya, organisasi berlogo perisai bintang sembilan itu, konsisten menebarkan toleransi dan kesejukan kehidupan berbangsa.  Ini penting di tengah masyarakat yang majemuk dan beragam. 

"Saya mengapresiasi kader-kader PMII yang telah menunjukkan komitmen kebangsaan  yang kuat, Hubbul Wathon Minal Iman," terang Jokowi, Rabu (17/3).

Kader PMII, lanjutnya, konsisten menyuarakan kepedulian dan keadilan terhadap sesama. Bersikap kritis, solutif demi perbaikan bangsa, serta merawat optimisme generasi muda dengan semangat keislaman dan ke-Indonesiaan.

Dirinya menjelaskan, perubahan dunia yang cepat melahirkan disrupsi pada semua sektor. Hal ini, kata Jokowi, kerap kali tidak ramah bagi mereka yang tak siap dan berhenti belajar.

Menurut Presiden kedelapan ini, banyak organisasi harus rela digilas oleh perubahan tersebut. Penyebabnya lantaran tak sigap beradaptasi.

Karena itu, dirinya berharap kepada kader berlambang perisai itu, harus bisa menjadi navigasi perubahan. "Sekali lagi saya katakan, kader-kader PMII harus bisa menjadi navigasi perubahan," ujarnya.

Dia menekan agar organisasi itu harus terus tumbuh, berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang inovatif dan adaptif.  Caranya dengan membuka diri terhadap hal-hal yang baru.

Di lain sisi, PMII diminta menguasai teknologi. Hal itu, sebutnya, sifatnya Fardhu Ain (mutlak). Ini penting karena kader organisasi itu merupakan laboratorium kepemimpinan generasi muda Islam.

Dari rahim organisasi ini kedepan diharap hendak ikut menentukan maju atau mundurnya negara di masa yang akan datang.

Dalam kesempatan tersebut, dia menyinggung kondisi saat ini. Menurutnya pemerintah masih terus bekerja keras memulihkan kesehatan masyarakat serta membangkitkan ekonomi nasional. 

Menurutnya, berbagai kebijakan telah dilakukan. Banyak program telah diluncurkan yang bertujuan menolong ekonomi rakyat agar bisa bertahan.

Langkah itu, beber mantan Wali Kota Solo itu, ekonomi menunjukkan trend yang positif. Kendati demikian, ia mengakui masih belum maksimal. 

"Tapi tidak ada kata lelah dalam kamus saya apalagi di masa krisis pandemi yang melanda dunia seperti sekarang ini," tegasnya. 

Dia meminta dukungan dan partisipasi, khususnya seluruh kader organisasi tersebut menjadi bagian dari jihad kebangsaan. Jihad tersebut bisa dilakukan dengan ikut berkontribusi melalui ide, gagasan dan bekerja nyata.

Aksi lain yang bisa dilakukan dengan membantu persoalan-persoalan besar bangsa. Minimal dimulai dari lingkungan masing-masing. 

Ia percaya, dalam pesta dua tahunan organisasi itu, akan menghasilkan program-program strategis. Program itu nantinya diharap bisa menjawab persoalan kemahasiswaan,  kemasyarakatan dan kebangsaan.

"Untuk mewujudkan kemajuan PMII di masa depan, agar tetap tegak berdiri dan disegani serta memberikan makna penting bagi kemajuan dan kejayaan Indonesia," tutupnya. (kin)

Friday, January 15, 2021

Besok, Buku Dakwah Nusantara TGB Diluncurkan

BUKU: Inilah buku dakwah TGB yang akan diluncurkan besok, Sabtu (16/1).

MATARAM
--Sisi Dakwah Nusantara TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang tak banyak diketahui publik. Besok, buku perjalanan dakwah ini akan diluncurkan di Ballroom Islamic Center NTB. 

Peluncuran menggunakan online dan offline. Untuk agenda online, ada sambutan dari sejawat dan sahabat TGB, diantaranya Kepala BNPT RI Komjen Pol. Dr. Boy Rafly Amar, MA., Pengasuh Ponpes Al-Hidayat dan Ponpes Kauman Lasem Rembang KH. Zaim Ahmad, Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta KH. Aly Aulia, Lc., M.Hum., Rektor IAIN Madura Dr. Mohammad Kosim, M.Ag., dan Pengasuh Ponpes Al-Aziziyah Denanyar Jombang KH Abdul Muiz Aziz.

Pada acara ini juga akan hadir secara langsung Forkopimda NTB dan bupati wali kota Se-Pulau Lombok, serta para tokoh dan sepuh NTB.

Penanggung Jawab Penerbitan Buku Dakwah Nusantara-Islam Wasathiyah Hidayat Nur Utomo mengatakan, yang diluncurkan ini adalah jilid pertama. Kumpulan dari perjalanan dakwah TGB di pondok pesantren, kampus, dan banyak lagi.

"Nanti ada jilid-jilid berikutnya. Buku ini supaya dibaca luas, masyarakat menjadi tahu seperti apa perjalanan dakwah TGB," katanya.

Sementara itu, penulis Buku Dakwah Nusantara TGB Febrian Putra mengungkapkan, buku ini sebagai upaya mensyiarkan dan membumikan Islam Wasathiyah, moderasi beragama, dan pemikiran-pemikiran Tuan Guru Bajang tentang keislaman dan kebangsaan.

"TGB adalah tokoh nasional bukan lagi hanya milik orang NW ataupun orang Lombok namun kini beliau merupakan milik semua. Dari berbagai kelompok, etnis, suku dan agama sangat menerima beliau sebagai ulama dan tokoh bangsa," ujarnya di sela-sela diskusi bersama Tim Launching Buku Dakwah Nusantara TGB beberapa waktu lalu.

Di tempat yang sama Ketua Panitia Dr Halqi menegaskan, peluncuran buku ini rencananya akan menghadirkan peserta terbatas sebanyak 100 orang dengan mengatur jarak, memakai masker sesuai standar protokoler covid 19.

"Kita minta nanti dari panitia ketat untuk memperhatikan protokol kesehatan," katanya.

"Acara ini akan disiarkan langsung melalui YouTube dan FB: NW Media Center dan Radio Hamzanwadi," tandasnya. (jl)

Wednesday, December 30, 2020

Rindu Gus Dur, Gus Ami Kenang Forum Demokrasi

HAUL: Elemen Millenial Bintang 9 memperingati haul Gus Dur di Aula NU NTB.

MATARAM
--Sebelas tahun sudah Gus Dur dalam kenangan. Ia wafat dan meninggalkan jejak-jejak pikiran yang pantas diteladani.

Begitulah Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Ahmad Muhaimin Iskandar mengenang sosok Gus Dur sebagai guru bangsa. Pikiran-pikirannya tak hanya nyeleneh, tapi dianggap melampaui zamannya.

Lontaran ini disampaikan dalam momentum Haul Gus Dur yang diselenggarakan Millenial Bintang 9 NTB, Rabu malam (30/12). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula NU NTB.

Semasa menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Muhaimin yang kala itu menjadi aktivis mahasiswa ingat betul bagaimana kepeloporan Gus Dur. Guru bangsa itu membangun Forum Demokrasi bersama sejumlah elemen anak bangsa.

"Forum Demokrasi ini tidak saja dari entitas NU, tapi banyak lagi di luar itu. Forum ini menyuarakan bagaimana sejatinya sebuah kehidupan di alam demokrasi," ucapnya.

Demokrasi waktu itu, terangnya, masih awam di telinga khalayak Indonesia. Sangat sedikit elemen bangsa yang berani menyuarakan. Mengingat kala itu Indonesia di bawah kekangan otoritarianisme Orde Baru Soeharto.

Dalam perjalanannya, Forum Demokrasi yang digawangi Gus Dur ini rupanya mampu menginjeksi keberanian terhadap pers, tokoh agama dan elemen yang lain. 

Pers misalnya, secara terbuka menyuarakan pentingnya hidup dalam negara demokrasi, bukan otoritarianisme. Pers secara terang-terangan memuat ragam pikiran tentang demokrasi yang berujung kemarahan pemerintah yang berkuasa.

"Ada tiga media massa yang dibredel akibat menyuarakan demokrasi kala itu. Yakni Tempo, Editor dan Detik," ungkapnya.

Pikiran Gus Dur tentang demokrasi kala itu, bebernya, merupakan pikiran maju dan berani. Saat sebagian besar anak bangsa dibelenggu ketakutan, Gus Dur justru tampil sebagai peletak pondasi berdemokrasi yang belakangan memantik lahirnya Reformasi 98.

Bagi Gus Ami, momentum Haul Gus Dur bukan semata soal seremoni sebagai sesama warga Nahdliyyin (NU). Lebih dari itu, haul Gus Dur merupakan medan meneladani nilai, semangat, ajaran serta keteladanan yang telah dicetuskan sosok itu.

Karena itu, anak Gus Ami berpesan, sesama anak bangsa masih ada pekerjaan rumah yang belum tergapai dari cita-cita dan pikiran Gus Dur. Cita-cita itu adalah semangat demokrasi yang dihembuskan dalam Forum Demokrasi tersebut.

"Beberapa semangat demokrasi yang saat terasa adalah hidup di alam kebebasan. Tapi yang menjadi PR paling besar adalah soal kesejahteraan ekonomi rakyat," ucapnya.

Ke depan, Millenial Bintang 9 NTB sebagai penyelenggara haul setidaknya bisa bergerak ke arah itu. Para millenial diharap mampu memberikan jawaban atas semua masalah bangsa.

Sementara itu, Founder Millenial Bintang 9, Akhdiansyah mengatakan, haul Gus Dur harus dimaknai dengan beragam perspektif. Salah satunya adalah memperkaya ruang kreativitas anak muda NU.

"Salah satu wadah ruang kreativitas itu adalah Millenial Bintang 9 ini," ucapnya.

Di wadah non struktural ini, bebernya, semua elemen yang tergabung bebas mengaktualisasikan diri dengan cara paling kreatif yang mereka miliki.

Aktualisasi yang dimaksud masih dengan catatan, kreasi yang dimunculkan bernilai positif dan bermanfaat untuk orang banyak.

Apa yang dilontarkan pria yang akrab disebut Guru To'i ini tidak lepas dari rangkaian kegiatan haul tersebut. Sebelum puncak haul dilaksanakan, Millenial Bintang 9 NTB menggelar sejumlah lomba. 

"Lomba tersebut terkait dengan keteladanan yang diwariskan Gus Dur," ucapnya.

Dari lomba ini, ada sejumlah pemenang yang telah ditetapkan pihak pelaksana. Hadiah dari lomba-lomba yang digelar juga dibagikan di momentum peringatan haul Gus Dur tersebut. (jl)

Monday, December 14, 2020

Profesi Nelayan Masih Mendominasi Angka Kemiskinan di Indonesia

KONGRES: Serikat Nelayan NU menggelar kongres perdana di Bagu, Lombok Tengah.

PRAYA
--Wilayah Indonesia hampir 70 persen terdiri dari lautan. Sisanya merupakan daratan. Dengan model luasan wilayah seperti itu, mayoritas kondisi perekonomian Indonesia ditopang oleh laut.

Hal itu diungkapkan Pimpinan Pusat Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (PP-SNNU), H Witjaksono saat pembukaan kongres pertama Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU), di Bagu, Lombok Tengah, Senin (14/12).

Dia menjelaskan, untuk memaksimalkan  potensi laut yang dimiliki oleh negeri ini, harus dikelola oleh orang-orang yang fokus mengurus laut. Ia menyebut hampir 50 persen jumlah penduduk Indonesia berprofesi sebagai nelayan. 

Namun begitu, profesi menjadi nelayan hingga saat ini diketahui masih mendominasi angka kemiskinan. Karena itu, fokus kedepan pengurus SNNU di seluruh wilayah ialah menuntaskan persoalan tersebut.

"Pengurus harus mampu menuntaskan masalah di laut," ucapnya.

Selain itu, Witjaksono juga menilai penting menyetop ekspor lobster ke negara lain. Ia menyebut, pembesaran lobster sebaiknya dilakukan di dalam negeri. Hal itu dilakukan untuk memberdayakan masyarakat nelayan guna meningkatkan ekonominya.

Ia berharap, dengan demikian dapat menurunkan angka kemiskinan pada masyarakat nelayan. (hs)

Wednesday, December 2, 2020

Soal Azan Jihad, Ini Pendapat TGB

AZAN JIHAD: TGB diwawancara salah satu stasiun televisi swasta terkait azan jihad.

JAKARTA
--Beberapa hari terakhir, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan azan menggunakan lafal seruan jihad. Azan tersebut cukup viral di media sosial. 

Buntutnya, ulama-ulama silih berganti memberi komentar mengenai penyimpangan azan tersebut. Azan dengan ajakan jihad tersebut tidak pernah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dalam siaran langsung di Kompas TV Petang, Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, TGB HM Zainul Majdi memberikan pandangan mengenai lafal azan yang dirubah. 

TGB menjelaskan, azan itu jelas panggilan salat dengan lafadz yang sudah ditentukan. Dari generasi ke generasi lafadz itu digunakan untuk memanggil umat Islam untuk beribadah. 

“Ketika azannya dirubah maka lafalnya menjadi rusak,” katanya, Rabu (2/12).

Cucu Pendiri Nahdlatul Wathan ini melanjutkan, oknum-oknum yang merubah lafal azan itu telah mempermainkan agama. Padahal, lafal azan sudah ditetapkan tata caranya oleh Rasulullah. Kekeliruan ini tidak boleh dibiarkan. Ia menilai, penting bagi kepolisian mengusut hingga tuntas.

“Jangan sampai setiap orang seenaknya menambah ritual. Itu bisa memicu kekacauan,” tegasnya.

Doktor Ahli Tafsir Alquran ini menyebut, bisa jadi dikemudian hari ada yang kembali merubah lafal azan karena mendekati kegiatan agama. Misalnya, mendekati zakat fitrah, kemudian merubah lafal azan dengan tambahan zakat fitrah.

“Nanti ditambah, hayya alal zakat fitrah. Jangan sampai seperti itu,” sambungnya.

Tindakan merubah lafal azan, kata TGB, dengan menyelipkan kata jihad, memicu banyak distorsi. Merusak pakem yang disepakati ulama dan dipraktikan umat Islam selama berabad-abad. Kemudian mendistorsi jihad yang  niat sesungguhnya mencari ridha Allah.

“Kemudian kata ini dimasukkan dalam azan. Azan menjadi rusak,” tandasnya.

Gubernur NTB periode 2008-2018 ini menambahkan, tindakan  mempermainkan agama tersebut menimbulkan keresahan. Padahal, ada pesan agama di dalam azan. Terdapat pula di dalamnya makna kedamaian. 

“Ketika memasukkan hayya alal jihad, menjadi resah. Pelaku harus diproses, memberikan hukuman yang setimpal,” sambungnya.

Disinggung mengenai motif, TGB mengungkapkan, perbedaan di dalam agama menjadi hal yang biasa. Yang membuat repot ketika terjadi perseteruan politik, menjadi tidak baik ketika menggunakan idiom keagamaan. 

“Sudah cukuplah, mari kita gali nilai universal dari agama. Nilai yang membawa rahmah dan kedamaian untuk semua. Politik ada ruangnya tersendiri,” pesannya.

Mengenai seorang tokoh yang meminta maaf karena penyimpangan lafal azan karena dirasa menganggu masyarakat, TGB menilai ini sebagai awal yang baik. Ia mengajak semua pihak meliterasi masyarakat disaat ghirah beragama yang tinggi. 

“Jangan kemudian ghirah ini dibelokkan untuk satu tujuan yang tidak selaras,” ujarnya.

“Mari dengan kebersihan hati meliterasi masyarakat untuk beragama yang sehat. Jauh dari hal-hal yang memprovokasi dan menimbulkan keresahan di masyarakat,” tambahnya. (jl)

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Rizki Handika Putra
CEO
Laela Rosanti
Creative Designer
Sopian Haris
Sales Manager
Syamsu Rizal
Developer

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567