Solusi Digital Marketing Nusa Tenggara Barat

Memberkan pelayanan terbaik untuk anda dan usaha anda, kami mempunyai tenaga profesional dibidang marketing digital.

Layanan Konsultasi

Our Services

Sepenuh Hati

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Great Concept

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Development

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

User Friendly

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Recent Work

Showing posts with label Lombok Tengah. Show all posts
Showing posts with label Lombok Tengah. Show all posts

Monday, July 12, 2021

Asmara Segi Tiga dengan PS, Made Aniaya Saingan

ANIAYA: Polisi menunjukkan sejumlah barang bukti bekas penganiayaan yang dilakukan Made, termasuk foto korban.

PRAYA
-- Asmara tak jarang membuat orang kalap. Akibat api cemburu, seseorang kadang nekat melakukan tindakan di luar kewajaran.

Itulah yang terjadi pada Made. pria asal Dusun Gerupuk, Desa Sengkol Kecamatan Pujut Lombok Tengah ini belakangan diamankan pihak kepolisian. Ia diamankan setelah diduga menganiaya saingannya.

Ulah kalap Made bermula di sebuah kafe di kawasan Pantai Tanjung Aan Kuta. Ia menganiaya saingannya Sate Wijaya Saputra.

Ihwal penganiayaan ini bermula saat korban mendekati salah seorang partner song (PS) di kafe tersebut. Made yang tak terima lantas melakukan tindakan di luar batas.

Made tak sendiri dalam aksinya. Bersama salah seorang rekannya, ia menganiaya korban.

Dari rilis Polres Lombok Tengah kepada media, tidak jelas kapan peristiwa penganiayaan ini terjadi. Hanya saja, Made disebutkan polisi bertindak cepat mengamankan pelaku.

Made diamankan di rumahnya. Sementara satu pelaku lain ditetapkan buron.

Made diamankan bersama sejumlah barang bukti berupa jaket, pakaian korban dan dua buah HP 

"Satu terduga pelaku masih dalam pengejaran aparat, nama dan identitas sudah kami pegang," kata Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, Senin (12/7).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP I Putu Agus Indra Permana mengatakan, Made ditangkap di rumahnya setelah polisi melakukan penyelidikan. Pelaku pengeroyokan terancam pasal 170 dan pasal 351 KUH Pidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

Motif tindak pidana penganiayaan itu, lanjutnya, para pelaku merasa tersinggung dengan korban Sate Wijaya Saputra yang berdiri sambil memukul meja. Kala itu mereka sedang bersama di lokasi kejadian.

"Informasinya juga, antara korban dan pelaku ada masalah hubungan asmara.  Korban berusaha mendekati seorang wanita yang sejak lama didekati pelaku," katanya.

Langkah cepat polisi ini, jelasnya, untuk mengantisipasi informasi bias yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Terlebih pada masa pemberlakuan PPKM di NTB dan Lombok Tengah saat ini.

Demikian pula dengan kafe tempat kejadian perkara, kepolisian akan melakukan koordinasi dengan pihak Satpol PP selaku aparat penegak Perda untuk menetapkan apakah kafe tersebut melanggar Perda atau bukan. (jl)

Thursday, July 8, 2021

Gadis 13 Tahun Ini Dirudapaksa Bergiliran 3 Pemuda

DIRINGKUS: Tiga pemuda pelaku pemerkosa anak dibawah umur diringkus Polres Lombok Tengah.

PRAYA
-- Trauma teramat dalam menyelimuti M. Gadis berusia 13 tahun merasakan perihnya digagahi tiga remaja sekaligus.

M yang merupakan warga Kecamatan Batukliang mendapat perlakuan tak senonoh itu lantas melaporkan perbuatan para pelaku. mereka dilaporkan ke Polres Lombok Tengah.

Ketiga remaja yang memperkosa M yakni AN (17), YM (24) dan KH (17). Mereka juga merupakan warga Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).

"Ketiga pelaku sudah kita amankan setelah memperkosa M," ungkap Kasatreskrim Polres Loteng, AKP I Putu Agus Indra Permana, Kamis (8/7).

Ketiga pelaku ditangkap setelah cukup bukti. Mereka masing-masing diamankan di rumahnya tanpa perlawanan.

Indra Permana lantas menceritakan modus yang dilakukan para pelaku. Sebelum melancarkan aksi bejatnya, M dijanjikan untuk dinikahi olah salah satu pelaku yang merupakan pacar korban. 

Terbujuk rayuan sang pacar, M pun rela melakukan perbuatan haram itu diluar nikah bersama pacarnya. 

Puas menggagahi M, rupanya AN sang pacar mempertemukan korban dengan kedua pelaku di rumahnya. Tragisnya, kedua pelaku lain juga ikut mencicipi tubuh M.

Rupanya dari pemeriksaan polisi, satu dari tiga pelaku bahkan melampiaskan kebejatannya hingga 5 kali.

"Ada juga yang satu kali. Ketiganya dijerat undang-undang perlindungan anak dan ancaman hukuman 20 tahun penjara," tandasnya. (jl)

Wednesday, July 7, 2021

Viral Video Pesta Kelulusan, Diduga Sekolah di Lombok Tengah

PESTA: Tampak puluhan siswa siswi di salah satu sekolah yang diduga dari Lombok Tengah berjoget mengabaikan prokes.

PRAYA
-- Baru-baru ini sebuah video viral via media sosial. Dalam video itu sejumlah pelajar SMA berpesta kelulusan sambil berjoget. Tersebarnya video ini secara luas kontan membuat warga heboh. Terlebih aksi mereka mengabaikan protokol kesehatan.

Diduga, di dalam video yang beredar itu merupakan sekelompok pelajar dari salah satu sekolah di Lombok Tengah.

Viralnya video ini kontan membuat jajaran kepolisian NTB bereaksi. Polda NTB tengah menyelidiki kebenaran video yang beredar itu.

"Polres Lombok Tengah sedang menyelidiki video kelulusan itu," Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, Rabu (7/7).

Diduga para pelajar yang asyik berpesta itu merupakan siswa SMA 1 Jonggat, Kecamatan Jonggat Lombok Tengah. Sejauh ini pihak sekolah juga bakal diperiksa.

Agar kasus ini tak terulang, polisi mengingatkan masyarakat tidak melakukan kegiatan yang melanggar prokes. mengingat kondisi saat ini pandemi tengah naik.

"Kita di NTB juga telah melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Ini harus diingat," tandasnya. (jl)

Monday, July 5, 2021

Diciduk Kakak Ipar, Pasangan Zinah Ini Diringkus

Zaini

PRAYA
-- Polsek Praya mengamankan sepasang laki-laki dan perempuan yang diduga melakukan perzinahan di wilayah Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah. Mereka diamankan sekitar pukul 21.00 Wita, Senin (5/7).

Kapolsek Kota Praya Iptu Hariyono menjelaskan, pelaku laki-laki yang diamankan yakni Zaini (34) warga Desa Aikmual Kecamatan Praya. Perbuatan mesum itu dilakukan bersama pasangannya yang masih sah menjadi istri orang lain yakni Mardiana (34) warga Kelurahan Semayan.

"Keduanya diamankan sedang berduaan di kamar rumah Mardiana di Semayan," katanya.

Kronologisnya, Zaini menghubungi Mardiana melalui WhatsApp dan memberitahukan akan datang menemuinya di rumah. 

Mardiana pun sontak kaget membaca pesan WhatsApp itu dan membalasnya "kebanim" (beraninya). 

Tidak lama kemudian setelah selesai salat isya, Mardiana membuka pesan WhatsApp yang dikirim Zaini yang memberitahukan sudah berada di rumahnya.

Mardiana

Selang beberapa lama, Mardiana mendengar orang mengetuk jendela kamarnya dan melihat Zaini sudah berada di dekat jendela kamarnya. Mardiana pun membuka jendela dan Zaini masuk kamar melalui jendela dan menutupnya kembali.

Kejadian tersebut, kata Kapolsek, diketahui kakak ipar Mardiana yakni Rifai. Kakak ipar ini kemudian meminta bantuan Nasir yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian. 

Mengetahui keberadaannya telah diketahui orang lain, pelaku Zaini merasa ketakutan dan berusaha melarikan diri. Namun langkahnya bisa dihalau oleh Rifai dan Nasir.

Atas kejadian tersebut, Rifai menelepon  Marzuki yang sedang bekerja di luar rumah untuk segera pulang.

Menurut Kapolsek, sebelumnya suami Mardiana yakni Marzuki sudah mengetahui hubungan istrinya dengan Zaini sekitar setahun yang lalu.

Marzuki pernah menghubungi Zaini di rumahnya untuk memohon agar jangan mengganggu istrinya. Namun tidak digubris oleh Zaini. (jl)

Cari Ikan, Warga Penujak Tenggelam di Bendungan Batujai

EVAKUASI: Mayat Lalu Grahadi saat dievakuasi oleh warga dan polisi setelah ditemukan tak bernyawa lagi.

PRAYA
-- Salah seorang warga Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah ditemukan tenggelam. Warga ini sudah tidak bernyawa di saluran irigasi Bendungan Batujai Kecamatan Praya Barat, Senin (5/7).

Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto mengatakan, saat itu korban atas nama Lalu Grahadi (30) sedang menyelam mencari ikan. Namun naas, korban tenggelam dan ditemukan sudah tidak bernyawa.

"Sekitar pukul 11.00 Wita korban berangkat dari rumahnya bersama dengan adiknya atas nama Lalu Tino Suyadi (14) dan anaknya," ucapnya. 

Kemudian sekitar pukul 13.00 Wita korban mulai turun ke saluran irigasi di Bendungan Batujai untuk menyelam menangkap ikan.

Saat melakukan penyelaman pertama, korban sempat naik ke permukaan dan dilihat oleh adik dan anaknya. Kemudian menyelam kembali dan sampai sekitar tiga jam menunggu atau sampai pukul 15.00 Wita, korban tidak naik-naik.

Sontak adik korban pulang ke rumahnya di Dusun Kangi Desa Penujak memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga. Kemudian pihak keluarga dan anggota Polsek Praya Barat menuju lokasi melakukan pencarian.

Setelah proses pencarian berlangsung, korban ditemukan di saluran bawah gudang genset atau penyimpanan alat-alat Bendungan Batujai.

Aparat kepolisian bersama BPBD dan warga langsung melakukan evakuasi. Mayatnya dibawa ke Puskesmas Penujak untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter piket.

"Dari keterangan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Akhirnya, korban dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka," tandasnya. (jl)

Adu Jangkrik di Desa Batunyala, Satu Pengendara Tewas

TONTONAN WARGA: Akibat kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor di Desa Batunyala membuat warga berhamburan menyaksikan kejadian.

PRAYA
-- Kecelakaan Lalu Lintas (lakalantas) kembali terjadi di wilayah hukum Polres Lombok Tengah. 

Kali ini lakalantas terjadi di jalan umum Pepekat Daye, Desa Batunyala Kecamatan Praya Tengah, Minggu (4/7) pukul 20.00 Wita. Dalam kecelakaan ini melibatkan antara kendaraan sepeda motor Honda Beat DR 5318 TV dengan kendaraan sepeda motor Honda Scoopy DR 6790 TW.

Buntut kecelakaan itu mengakibatkan satu pengendara tewas.

Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Dony Wira Setiawan, menjelaskan sepeda motor Honda Beat DR 5318 TV dikendarai Zulkipli (15) asal desa Batukliang. Sementara pengendara Honda Scoopy DR 6790 TW dikendarai Mohamad Afif Tantowi (23) asal Pujut berboncengan dengan Febri (18).

Kronologi kejadian ini ketika Honda Scoopy datang dari arah timur menuju ke barat. Pas sampai di lokasi kejadian mengambil haluan kanan dan bertabrakan dengan kendaraan sepeda motor Honda Beat yang datang dari arah barat menuju ke timur. 

"Atas kejadian tersebut ketiga korban mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD. Sedangkan Mohamad Afif Tantowi meninggal dunia di RSUD Praya," ungkap Dony.

Adapun kerugian materil dari kecelakaan tersebut ditaksir sebesar Rp 5 juta. (jl)

Sunday, July 4, 2021

Diduga Curi Motor, SM Diringkus

SM ditangkap lantaran diduga sebagai pelaku curanmor.

PRAYA
-- SM kini akhirnya mendekam di balik jeruji besi. Ia Ditangkap lantaran diduga mencuri sepeda motor Yamaha RX King.

Peristiwa pencurian ini dilakukan pria 30 tahun asal Dusun Celukan, Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut Lombok Tengah ini pada 20 Januari, 6 bulan lalu.

Ia ditangkap Minggu (4/7) oleh Tim Puma Polres Lombok Tengah. SM ditangkap di rumahnya.

Dari penuturan korban kepada polisi diketahui kronologi pencurian terjadi sekitar pukul 19.30 Wita pada 20 Januari lalu. Kala itu, korban datang ke Dusun Tanak Beak Desa Mertak Kecamatan Pujut. 

Kemudian korban memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah warga bernama Wir. Setelah itu, korban bertamu ke rumah pamannya yang berjarak sekitar 15 meter ke timur dari rumah Wir.

"Berselang sekitar satu jam kemudian korban mendengar suara RX King dihidupkan di jalan raya Dusun Tanaq Beak yang berjarak sekitar 30 meter dari rumah Amaq Mandit," ucap Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP I Putu Agus Indra P.

Mendengar suara motor yang tak asing, korban sadar bahwa sepeda motor tersebut adalah miliknya. Dari itu, ia menyadari motornya telah dicuri.

Mengetahui motornya dibawa kabur, korban dan temannya mengejar pelaku. Setiba di dusun Celuakan Desa Bangket Parak, korban menanyakan kepada seseorang apakah ada sepeda motor Yamaha King yang lewat.

Orang yang ditanya menjawab bahwa banyak sepeda motor merk Yamaha King yang lewat di jalan tersebut.

Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Kuta. Akhirnya, polisi berhasil mengetahui identitas pelaku dan menangkapnya.

Pelaku dibawa ke Polres Loteng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (jl)

Saturday, July 3, 2021

Simpan Sabu, Guru Honorer Ini Diringkus

GELEDAH: Polisi saat menggeledah oknum guru honorer di salah satu kamar bungalow.

PRAYA
-- Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah menangkap oknum guru honorer yang diduga menyimpan sabu-sabu.

"Tersangka berinisial MJ dan berprofesi sebagai guru honorer," kata Kasat Narkoba Polres Lombok Tengah IPTU Hizkia Siagian, Sabtu (3/7).

Pria berusia 43 tahun ini ditangkap Tim Cobra Satnarkoba Polres Lombok Tengah sekitar pukul 17.30 Wita. Ia ditangkap di salah satu bungalow atau penginapan di Desa Kuta Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (2/7).

Saat dilakukan penangkapan, guru ini sempat mengelabuhi petugas. Ia membuang barang yang diduga sabu-sabu dari tangannya.

Saat itu pelaku ditemukan sedang membungkus sabu-sabu dan sempat mengelabuhi polisi kala badannya digeledah.

Kendati begitu, petugas tetap menggeledah dan memeriksa di setiap sudut kamar bungalow.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan empat paket kristal putih terbungkus plastik klip yang diduga narkotika jenis sabu-sabu. Barang ini ditemukan di atas meja kamar pelaku dengan berat bruto 6,79 gram beserta uang tunai sejumlah Rp.1.225.000.

"Menurut pengakuan pelaku, barang narkotika jenis sabu tersebut merupakan miliknya," ujarnya.

Atas temuan barang bukti tersebut, pelaku dibawa ke Polres Lombok Tengah untuk proses lebih lanjut. (jl)

Friday, July 2, 2021

Ikut Ayah ke Sawah, Bocah 2,5 Tahun Meninggal

MENINGGAL: Bocah berusia 2,5 tahun bernama Baiq Nuraini Cahaya Anwari meninggal tenggelam di kolam.

PRAYA
-- Seorang bocah perempuan berusia 2,5 tahun, Baiq Nuraini Cahaya Anwari, ditemukan meninggal. 

Ia mengembuskan nafas terakhirnya di kolam penampungan air pinggir sawah di Dusun Tegal Desa Kateng Kecamatan Praya Barat, Kamis (1/7).

Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto menjelaskan, kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Insiden itu terjadi saat korban ditinggal oleh bapaknya mengecek sawahnya.

"Sang ayah Lalu Lalu Mustafa (45) meninggalkan Baiq Nuraini yang masih kecil bersama kakaknya M Khairul Luthfi yang berusia 10 tahun. Namun Luthfi meninggalkan adiknya seorang diri," katanya, Jum'at (2/7).

Luthfi meninggalkan adiknya bermain sendiri di pinggir kolam untuk melihat orang memanen semangka tidak jauh dari lokasi kejadian.

Ketika Luthfi sampai di sawah tempat orang memanen semangka itu, seorang warga Hj. Almin kaget karena Luthfi datang seorang diri.

"Hajah Almin seketika itu juga berlarian mencari korban Baiq Nuraini. Namun tidak kunjung menemukan korban," katanya.

Selang beberapa saat kemudian, Hj Almin berteriak histeris melihat tubuh korban sudah tenggelam. Posisi badannya telungkup di kolam penampungan air di pinggir sawah.

Ayahnya saat itu juga menolong anaknya dengan cara memompa bagian data, namun Baiq Nuraini tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek menegaskan pihaknya tidak menemukan adanya unsur tindak pidana kekerasan dalam peristiwa itu. Karena itu, keluarga korban menerima kejadian itu secara ikhlas dan dianggap musibah. (jl)

Tuesday, June 29, 2021

Lepas Kendali, Truk Ini Hantam Kios di Jurang Jaler

REM BLONG: Sebuah truk menabrak kios di Jurang Jaler karena rem blong.

PRAYA
-- Hasrul Watoni sepertinya sangat terpukul. Betapa tidak, kios sembako miliknya tiba-tiba dihantam sebuah truk.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.30 Wita, Selasa (29/6) kemarin. Kala itu, sebuah truk Mitsubishi kehilangan kendali dan menabrak kios pria itu.

Kabar yang menyeruak, truk itu menghantam kios Hasrul lantaran rem blong. Saat hendak menuruni tikungan Jurang Jaler, Lombok Tengah, kendaraan yang mengangkut ikan itu kehilangan kendali.

"Kecelakaan terjadi akibat rem blong dan oleng ketika menuruni jurang dan menikung," ungkap Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, AKP Donny W Setiawan, Rabu (30/6).

Beruntung kios sembako milik Hasrul Watoni yang ditabrak itu sedang tutup. Tidak ada korban jiwa, namun bagian depan kendaraan rinsek dan kios sebagian mengalami kerusakan.

Kendaraan truk dengan nomor polisi N8275RF dikendarai oleh Totok (42). Pria ini berasal dari Dusun Semambung Desa Karang Rejo Kecamatan Kuripan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Akibat insiden ini, pihak kepolisian kini menangani kasus tersebut. (jl)

Thursday, June 24, 2021

Diduga Gara-gara Tidak Dibelikan HP, Murid SLB Gantung Diri

Ali Usman

PRAYA
-- Ali Usman menyudahi hidupnya dengan cara tragis. Ia menggantung diri di dapur rumahnya.

Murid SLB Penujak yang kini kelas IX dan berusia 15 tahun ini diduga menggantung diri lantaran masalah sepele. Ia diduga frustasi lantaran tak dibelikan motor dan HP.

Ali Usman sendiri berasal dari Dusun Batu Kliang, Desa Mangkung, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah. Ia ditemukan gantung diri Kamis (24/6), sekitar pukul 17.00 WITA, sore kemarin.

Ia menggantung diri dengan tali nilon. Akhir hidup tragis yang dijalani anak ini kontan menghebohkan warga sekitar.

Kapolsek Praya Barat, AKP Hery Indrayanto menjelaskan, dari keterangan pihak keluarga, Ali Usman kemungkinan besar kecewa dan frustasi. Pasalnya, sebelum meninggal almarhum pernah meminta kepada orangtuanya dibelikan sepeda motor, tetapi tidak dituruti. 

"Almarhum juga meminta dibelikan HP tidak dituruti sehingga besar kemungkinan almarhum frustasi," jelasnya, Jumat (25/6).

Sementara itu, orang tua korban Muslim mengaku, bukannya tidak mau membelikan anaknya HP. Namun karena almarhum tuna wicara, sehingga tidak dibelikan dan disekolahkan di SLB Penujak.

Berdasarkan pemeriksaan fisik pada diri korban, peristiwa itu murni kasus bunuh diri. Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan pada sekujur tubuhnya.

Muslim kepada pihak kepolisian menjelaskan, sebelum kejadian Ali Usman pernah menelpon dan memintanya datang menemuinya yang tinggal bersama neneknya. Namun pada saat itu bapaknya masih bekerja sebagai pekerja bangunan di Selong Belanak.

Baru sekitar pukul 16.10 Wita Muslim berangkat dari tempat kerjanya menuju Dusun Batu Kliang Desa Mangkung untuk menemui korban. Setelah mau mendekati tempat tinggal nenek bersama korban kurang lebih 100 M kebetulan hujan dan orang tua korban berteduh hingga hujan mereda.

Begitu tiba di rumah tempat tinggal anaknya, Muslim terkejut karena menemukan anaknya sudah tidak bernyawa lagi. (jl)

Thursday, June 17, 2021

18 Pemuda Terpilih dari Desa Penyangga Mandalika Ikuti Pelatihan Mekanik

Kuta Mandalika

PRAYA
-- Sebanyak 18 pemuda terpilih dari enam desa penyangga The Mandalika akan mengikuti pelatihan mekanik sepeda motor yang diselenggarakan oleh ITDC.  

Pelatihan tersebut dilakukan atas dasar kerjasama Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) selama 4 bulan. Pelatihan ini bertujuan menyiapkan tenaga mekanik sepeda motor yang terampil dan profesional. 

Selain itu, peserta pelatihan nantinya akan dilatih mandiri. 

Baru saja, ITDC telah usai melakukan rekrutmen peserta di enam desa penyangga. Keenam desaitu yakni, Desa Mertak, Desa Rembitan, Desa Prabu, Desa Kuta, Desa Sukadana dan Desa Sengkol. 

Untuk permulaan, dari tahap seleksi panitia memilih tiga orang pemuda dari setiap desa. Dari hasil seleksi tersebut, ITDC telah menjaring 37 orang pendaftar dari enam desa. 

Dalam pemilihan tersebut, yang utama dipilih dari lulusan siswa SMA/SMK atau sederajat dengan kategori usia maksimal 27 tahun.

Selanjutnya, peserta akan mengikuti tahap seleksi sejak 16 hingga seleksi akhir. Pada seleksi tersebut nantinya 12 orang terbaik memiliki kesempatan mengikuti pelatihan selama 3 bulan di AHASS. 

Hal itu diungkakan Vice President Corporate Secretary ITDC Miranti Nasti Rendranti pada Kamis (17/6).

Miranti mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Pihaknya telah membantu masyarakat Lombok Tengah guna mendukung pengembangan kawasan the Mandalika. 

Menurutnya, kawasan the Mandalika membutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni. Karena itu, ia berharap dengan adanya pelatihan ini pihaknya mendapatkan pemuda terbaik yang siap bergulat pada event internasional.

"Kami berharap mendapatkan pemuda-pemuda terbaik dari desa penyangga untuk dilatih menjadi tenaga terampil yang siap mendukung perhelatan moto GP di Mandalika," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kuta, Lalu Mirate mengungkapkan, pihaknya merasa optimis dengan pelatihan mekanik tersebut akan mendorong semangat belajar anak muda di desanya. 

Selain itu, pemuda desanya dapat memotivasi diri lebih mandiri dalam berwirausaha di masa yang akan datang. Kedepan, ia yakin pemudanya dapat menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, khususnya di bidang perbengkelan. 

Ia berharap pelatihan semacam itu terus dilakukan guna mencetak SDM yang mumpuni. Harapan lainnya ditujukan kepada masyarakat desa penyangga Mandalika agar merasakan manfaat kehadiran ITDC.

"Kami selaku warga desa penyangga The Mandalika berharap pelatihan semacam ini dapat terus dilakukan untuk membangun sumber daya manusia yang berdaya saing," singkatnya. (hs)

Tuesday, June 15, 2021

Pohon Tumbang Timpa Pengendara Hingga Tewas

SELAMAT: Sahdi lebih beruntung karena hanya luka di bagian telinga dan selamat dari kematian.


PRAYA
-- Suherman meregang nyawa. Warga Dusun Pengadang Desa Kawo Kecamatan Pujut Lombok Tengah itu meninggal di tempat setelah ditimpa pohon tumbang.

Pria 40 tahun itu mengembuskan nafas terakhirnya saat menunggang Honda Scoopy miliknya. Kala itu ia melintas di Dusun Perigi Desa Ketara Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah, sekitar pukul 14.30 WITA, Selasa (15/6).

Insiden tragis yang dialami Suherman kontan menghebohkan warga setempat. Tidak sedikit warga memberi pertolongan atas peristiwa tersebut.

Kapolsek Pujut IPTU  Lalu Abdurrahman mengungkapkan, pohon tersebut tumbang lantaran terlihat sudah melapuk. Pohon itu disebutnya sudah lama mati.

"Jadi begitu pengendara sepeda motor itu melintas di jalan dekat pohon, tiba-tiba pohon itu tumbang dan menimpa korban," katanya.

Ia lantas membeberkan kronologis kejadian yang menimpa Suherman. Saat itu ia melaju dengan motor berplat DR 2857 U datang dari arah timur ke barat. Namun sampai di TKP seketika ditimpa pohon dan langsung meninggal di tempat.

Tak hanya Suherman yang apes. Dua orang pengendara berboncengan menggunakan sepeda motor yakni Sahdi dan Jannah juga terimbas pohon tumbang tersebut.

Kedua warga Tempos Lauk Desa Pesanggrahan yang berada di belakang Suherman itu menabrak pohon tumbang yang menghalangi badan jalan. Keduanya terjatuh dan mengalami luka lecet di bagian siku dan telinga.

Beruntung, keduanya tidak menemui ajal. Mereka masih selamat.

"Jasad korban Suherman saat ini sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan," tandasnya. (jl)

Wednesday, June 9, 2021

Srikandi Jontlak Bertambah, Ratmina Ganti Ziyadi

PERGANTIAN: Ratmina dilantik sebagai anggota DPRD hasil PAW dari Partai Demokrat.

PRAYA
-- Jumlah anggota DPRD Lombok Tengah (Loteng) dari unsur perempuan resmi bertambah dari tiga menjadi empat orang. 

Ini seiring resminya Ratmina menjadi anggota DPRD Loteng mengganti Ahmad Ziyadi dari daerah pilihan Pray-Praya Tengah. 

Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) berlangsung di ruang sidang utama DPRD Loteng, Kamis (10/6) siang. Paripurna PAW dipimpin Ketua DPRD Loteng, M Tauhid.

Sebelum Ratmina masuk, terdapat tiga Srikandi Jontlak. Mereka adalah Hj. Bq Nurul Adha dari Partai Kebangkitan Bangsa. Sukatmi dari Partai Persatuan Pembangunan dan Sri Retnowati dari Partai Keadilan Sosial.

Pantauan JEJAK LOMBOK, paripurna PAW dihadiri Bupati Lombok Tengah, HL Fathul Bahri, unsur pimpinan dan anggota DPRD Loteng, Komisiner KPU dan Bawaslu Loteng, Sekwan DPRD Loteng Suhadikana dan undangan lainnya. Pengambilan sumpah jabatan dan penyematan PIN anggota dewan dilakukan Ketua DPRD Lombok Tengah, M Tauhid.

Diketahui, Ahmad Ziyadi berhenti sebagai anggota legislatif karena permohonan pengunduran diri pada September 2020. Ziyadi mengundurkan diri untuk kepentingan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Lombok Tengah. 

Proses PAW Ratmina sempat berjalan alot karena konflik internal partai di tingkat DPP.

"Selamat bertugas dan semoga bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya," harap Ketua DPRD Loteng, M Tauhid.

Ia juga menyampaikan terimakasih atas semua jasa dan pengabdian saudara Ahmad Ziyadi selama mendedikasikan diri sebagai wakil rakyat," sambung Tauhid.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, HL Fathul Bahri berharap Ratmina memberikan sumbangsih besar pada Lombok Tengah selama memangku jabatan. Selain itu, ia berharap agar Ratmina segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja baru sebagai anggota DPRD.

"Teman-teman di Sekretariat diharap memberikan porsi yang sama dengan anggota dewan lainnya," pesan Fathul. 

Fathul juga menyampaikan terimakasih ke Ahmad Ziyadi yang selama ini telah mendedikasikan diri untuk Lombok Tengah. (aji)

Thursday, June 3, 2021

Lewat E-commerce, Selo Group Bantu UMKM Naik Grade

HANDMADE: Inilah contoh kerajinan tangan yang dipasarkan Selo Group.

PRAYA
-- Selo Group kembali menunjukkan komitmen dalam pembinaan sosial kemasyarakatan. Kali ini perusahaan yang bergerak di bidang properti ini konsen membantu pelaku UMKM Handmade untuk naik kelas melalui platform ecommerce. 

Selo Group bahkan telah melaunching situs ecommerce barunya yaitu www.selofootprints.org.

“Semua orang di seluruh dunia telah merasakan dampak dari pandemi Covif-19 di beberapa hal. Dampak yang sangat besar dirasakan oleh usaha kecil di daerah-daerah seperti di Bali, Lombok dan sekitarnya yang sangat bergantung pada sektor pariwisata," ujar Andrew Corkery, CEO dari Selo Group di hadapan sejumlah awak media dengan skema virtual. 

Menurutnya, berbelanja dari industri lokal akan turut mendukung keberlanjutan, ekonomi bagi semua orang. Di Selo, kepedulian terhadap komunitas dan pembangunan regeneratif menginspirasi perusahaan untuk mengangkat usaha lokal di Indonesia yang menawarkan produk-produk menarik.

Situs ecommerce Selo Footprints milik Selo menampilkan berbagai pilihan produk yang dapat dikirim ke belahan dunia manapun. Mulai dari produk komunitas dan hasil kerja sama dengan bisnis ramah lingkungan hingga makanan seperti selai. 

Produk-produk tersebut adalah buatan tangan perajin lokal Indonesia, seperti Vividerm yang menghasilkan produk tabir surya alami dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya, dan Yanami Juan Home and Gallery yang membuat lukisan pada tas jinjing, syal dan barang barang lainnya. 

Pembeli juga dapat menemukan pakaian, produk wellness dan aksesoris olahraga yang merupakan buatan tangan para perajin lokal. Termasuk deep tissue bamboo surf roller yang dirancang sebagai alat pijat mandiri setelah berolah raga.

Para perajin tersebut merupakan bagian penting dari usaha komunitas lokal Indonesia. Contohnya Du Anyam yang mempromosikan budaya kerajinan anyaman dari para perempuan berbakat ke masyarakat di seluruh Indonesia dan belahan dunia lain. 

Du Anyam berupaya untuk memberdayakan perempuan dengan membantu mereka agar dapat memberikan kontribusi dalam perekonomian keluarga mereka. Dengan begitu, memberikan perubahan positif untuk keluar dari kemiskinan. 

Di Desa Sembalun, Lombok Timur, Sembahulun Handmade memberdayakan perempuan dan membuat produk kerajinan tangan dari kain yang ditenun tangan menggunakan pewarna alami. 

Berlokasi di Bali, Awani memproduksi selai buah tropis yang berhasil memenangkan penghargaan internasional, mengambil buah-buahan tropis terbaik dari petani terpercaya di seluruh Indonesia dengan proses pengawetan tanpa mesin. Awani mendukung pengrajin Bali dengan mengemas makanannya dalam kain batik dan wadah anyaman buatan tangan. 

Sebagai bagian dari upaya regeneratif berkelanjutan, Selo bermitra dengan beberapa merek yang memiliki produk berkelanjutan di Indonesia seperti Coconesia, Pinalo, Vividerm, IndoSole dan Awani. Situs Selo Footprints menampilkan produk-produk mereka dengan harga terjangkau di mana pembeli juga dapat menyisihkan keuntungan ke salah satu yayasan nirlaba yang merupakan mitra Selo. 

"Melalui platform ecommerce kami berusaha membantu pelaku UMKM memasarkan produknya. Sasaran utamanya adalah pasar lokal Indonesia," tegasnya.

Melalui Program Selo Footprints, Selo Group telah bekerja keras selama lebih dari 12 tahun untuk mendukung komunitas lokal di Indonesia. Selo menyediakan keberlangsungan lapangan pekerjaan untuk mendorong pertumbuhan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di Selong Belanak, Lombok, serta memberi bantuan bencana alam. 

Selo berkoordinasi dan berpartisipasi dalam aksi bersih pantai, mendukung sekolah lokal dengan mendirikan klub olahraga dan menyediakan infrastruktur penting seperti tangki air dan internet. 

Selo juga merupakan anggota Selong Belanak Community Association yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan, pengelolaan sampah dan pengembangan komunitas. (aji)

Monday, May 31, 2021

Gudang Barang Bekas di Montong Gamang Terbakar

KEBAKARAN: Petugas tengah berusaha memadamkan kebakaran di gudang barang bekas milik H Amir Mukminin di Montong Gamang.

PRAYA
-- Gudang bekas milik H Amir Mukminin di Dusun Karang Tengak, Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang Lombok Tengah. Peristiwa ini terjadi Senin (31/5), sekitar pukul 18.00 Wita.

Peristiwa kebakaran yang melanda gudang milik pria berusia 44 tahun ini pertamakali dilihat oleh Muhamad (45), warga desa setempat.

Kapolsek Kopang, AKP Suherdi mengungkapkan, sekitar pukul 18.00 Wita, Muhamad sedang duduk ngopi di depan gudang barang bekas yang terbakar. Tiba-tiba ia melihat kepulan asap dari tumpukan barang bekas berupa kardus.

"Semakin lama makin membesar, sehingga Muhamad bersama warga berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadaanya," katanya.

Namun, kata Kapolsek, minimnya peralatan yang digunakan warga sehingga sehingga bara api yang berada di tumpukan kardus masih menyala.

"Muhamad menelpon petugas piket kami di Polsek terkait kebakaran itu. Kemudian petugas piket langsung menghubungi pemadam kebakaran Pemda Loteng untuk mencegah kebakaran meluas," bebernya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 Wita untuk melakukan pemadaman. Karena sumber api belum padam, pada pukul 19.30 Wita ada penambahan satu unit pemadam kebakaran lagi dari Damkar Kabupaten Lombok Timur Pos Terara.

"Api baru bisa dipadamkan secara keseluruhan pada pukul 21.30 Wita," imbuhnya.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut diperkirakan kerugian mencapai Rp 30 juta. Rincian kerugian ini sesuai harga per kilogram kardus bekas mencapai Rp 3.700 dan kardus yang terbakar diperkirakan mencapai 1 ton. (jl)

Friday, May 28, 2021

Ratusan Warga Loangmake Keracunan Nasi Zikiran

KERACUNAN: Sebagian korban masih menjalani perawatan di Puskesmas, Sabtu pagi.

PRAYA
-- Sekitar 107 warga Dusun Lingkok Teres, Desa Persiapan Prako (Desa Loang Maka), Kecamatan Janapria, Lombok Tengah keracunan pada Jumat, 28 Mei 2021 sekitar pukul 13.30 Wita.

Kapolsek Janapria, Iptu H Muhdar menjelaskan, warga diduga keracunan massal setelah mengonsumsi nasi bungkus acara hajatan ngurisan di rumah warga setempat selesai Jumatan.

"Selesai  zikiran warga pulang sambil membawa nasi bungkus lengkap dengan lauk pauk yang telah disediakan tuan rumah," kata Kapolsek Janapria.

Warga yang diduga keracunan mulai berdatangan ke Puskesmas Langko sekitar pukul 19.30 Wita. Mereka rata-rata mengalami gejala seperti pusing, lemas, mual dan muntah-muntah.

Berdasarkan keterangan  Kepala Dusun Lingkok Teres Rizalul Kamil, kata Kapolsek, pemilik hajatan Sahdan dan istrinya Rahimin tidak memasak langsung nasi bungkus di rumahnya. Mereka memesan dari warga setempat.

Warga yang datang ke puskesmas kemudian mendapatkan perawatan medis untuk menentukan kondisi pasien guna penanganan lebih lanjut. Pihak puskesmas memberikan infus bagi warga yang mengalami muntah dan Lemas. 

"Petugas Puskesmas juga telah melakukan observasi dengan memberikan obat serta disarankan minum air kelapa muda atau susu," jelas Kapolsek. 

Aparat kepolisian dari Sektor Janapria sejak menerima laporan itu langsung lakukan pengamanan di Puskesmas Langko. Mereka sekaligus berkoordinasi dengan dokter dan perawat untuk mengevaluasi tingkat keparahan dari masing-masing korban agar bisa dilakukan percepatan penanganan rujukan ke RSUD Praya jika dibutuhkan.

Kapolsek bersama anggota juga memberikan imbauan ke warga agar tidak berkumpul guna menghindari penularan COVID-19, sekaligus membagikan masker ke warga. 

"Kami juga berkoordinasi dengan Sat. Reskrim Polres Loteng, dan Unit Identifikasi guna menindaklanjuti sebab-sebab terjadinya peristiwa Keracunan tersebut," kata H Muhdar.

Kapolsek menyebutkan, data yang diperoleh dari perawat Puskesmas Syukri, S. Kep, warga yang mengalami keracunan sebanyak 107 orang,  68 orang berobat jalan dan 39 masih dalam pantauan Puskesmas.

 Aparat keamanan juga telah diamankan barang bukti berupa nasi bungkus yang diduga sebagai sumber keracunan warga. (aji)

Thursday, May 27, 2021

Luncurkan Kampung Horti, Bupati Pathul Serah Kartu Asuransi Tani

SEREMONI: Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri saat berada dalam kegiatan seremoni peluncuran Kampung Horti.

PRAYA
-- Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri meluncurkan Kampung Horti di Yayasan Assunnah Desa Jurang Kaler, Kecamatan Praya Tengah, Kamis (27/5). Kegiatan ini dirangkaikan penyerahan Kartu Asuransi Tani serta bantuan alat dan mesin pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Lombok Tengah, Lalu Iskandar menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan atas dasar kepedulian pemerintah dan bank BRI. Ada juga terlibat Jasindo di dalamny.

Kegiatan ini disebutnya bakal dijadikan salah satu contoh pengembangan dalam mendukung pelaksanaan kampung sehat. Di samping itu, kegiatan ini merupakan salah satu mata pelajaran ekstrakurikuler santri di madrasah tersebut.. 

"Persoalan pemasaran, tidak ada masalah, karena pembeli datang langsung untuk memilih dan membeli sayuran yang di lokasi ini," kata Lalu Iskandar. 

 Di samping itu pada kesempatan ini juga akan dilaksanakan penyerahan kartu asuransi Maiq Meres. Kartu ini serahkan kepada kelompok tani yaitu 180 untuk AUTP dan AUTSK. 

Terkait dengan kegiatan ini, menurut Iskandar, sangat sejalan dengan konsep Kementerian Pertanian. Dalam hal ini yaitu Direktorat Jendral Hortikultura dengan konsep akan ditumbuhkan 1000 kampung horti di Indonesia. 

"Satu desa satu varietas satu komoditas unggulan yang dikerjakan dari hulu ke hilir, yang merupakan salah satu program Bupati Lombok Tengah," ucapnya.

Terkait dengan itu, lanjut Iskandar, Kementerian Pertanian akan memberikan bantuan kepada kampung yang layak. Bantuan yang diberikan berupa peralatan, benih dan lainnya. 

Adapun program Dinas Pertanian yaitu Gedor Horti (Gerakan Mendorong Pengembangan Hortikultura) dengan berdaya saing dan ramah lingkungan.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri menjelaskan, pemasaran Kampung Horti ini tidak perlu dikhawatirkan lagi. Ini karena semua pembangunan di bagian selatan sedang berjalan. 

"Kita pastikan juga dana APBD Lombok semua digunakan untuk pembangunan Lombok Tengah," ucapnya. 

Ke depan, bakal ada sejumlah event dihelat di NTB. Event itu berskala besar dan diharap menyedot produk pertanian masyarakat.

Event itu misalnya,  Etape Tour the France dengan jumlah 1000 orang. Lewat kegiatan ini produk sayur Mastur dan pertanian lainnya bisa terserap.

"Kalau 150 ribu orang makan di Lombok Tengah, mampukah kita memenuhi semua keperluan untuk menghadapi event tersebut. Itu harus diperhitungkan sejauh mana kita untuk mampu menyuplai kebutuhan tersebut," ujarnya.

Pathul juga menyampaikan banyak terima kasih kepada pimpinan yayasan yang telah memberikan kesempatan kepada para santri berkarya melalui bidang horti. Terhadap anggota wakil rakyat yang hadir dalam kegiatan itu, ia meminta agar pesantren diberikan stimulan berupa bibit atau polibag bibit jahe merah atau bantuan lainnya. (jl)

Monday, May 24, 2021

Pimpinan Dewan Ingatkan Tetap Fokus Pertanian dan Peternakan

HL Sarjana

PRAYA
— Sektor pertanian dan peternakan di Lombok Tengah rupanya belum maksimal. Kondisi ini praktis menjadi atensi DPRD setempat.

Para wakil rakyat meminta program seperti peternakan, tidak hanya program 1000 sapi yang selama ini digalakkan. Program ini diminta lebih ditingkatkan. 

Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Lombok Tengah, H Lalu Sarjana, Selasa (25/5).

Sarjana menegaskan, Pemkab Loteng kedepan harus lebih meningkatkan program-program peternakan di masing-masing wilayah. Mengingat selama ini pemkab hanya fokus pada program 1000 sapi yang sasaran dan peruntukkannya belum jelas.

 “Kita tidak tahu program 1000 sapi ini sasarannya kemana saja. Jadi, pemerintah juga perlu memperhatikan keberadaan peternak ayam pedaging dan petelur. Mereka juga perlu dibina agar masyarakat tidak hanya mengandalkan hasil bercocok tanam saja,” tegas Sarjan.

Untuk mempertegas dan memperjelas hal tersebut, ia berencana memanggil dinas terkait. Panggilan ini untuk membahas persoalan ini dalam waktu dekat. 

“Insya Allah, kita akan komunikasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan untuk membahas lebih serius. Paling tidak, dinas terkait bisa mencarikan solusinya,” tegasnya.

Selain masalah peternakan, masyarakat juga masih membutuhkan sarana dan prasarana penunjang sektor pertanian dan kebutuhan air bersih, terutama di wilayah selatan. Daerah tersebut, merupakan area pertanian dengan mayoritas petani yang sangat tinggi. 

Di daerah selatan ini masih banyak masyarakat yang kekurangan suplai air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. 

“Terlebih saat memasuki musim kemarau, makanya kita berencana membangun sumur bor untuk masyarakat. Khususnya untuk mengairi area pertanian,” terangnya.

Pihaknya menegaskan, keberadaan petani akan menjadi atensi serius kedepan. Karena itu, ia berinisiatif membuat sumur bor khusus lahan pertanian. 

Pembangunan masing-masing sumur bor  dikemas dengan jarak 500 meter. Dengan target, satu unit sumur bor bisa mengairi lahan pertanian hingga puluhan hektar. 

“Tujuannya agar petani tidak hanya menanam padi saja. Namun saat memasuki musim kemarau, mereka juga bisa menanam tanaman lain. Seperti sayur-sayuran, tomat, cabai, bawang merah, jagung dan lainnya. Ini bisa membantu Pemda dalam meningkatkan swasembada pangan dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Politisi PKB ini menambahkan, keberadaan petani-petani ini sangat penting. Ini karena hasil pertanian dapat memenuhi kebutuhan hotel-hotel dan restauran menjelang perhelatan MotoGP yang akan berlangsung di KEK Mandalika. 

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemkab melalui dinas terkait harus membina petani melalui pelatihan.

“Baik itu, cara bercocok tanam hingga tahapan pemasaran hasil pertanian perlu dilatih. Nanti hal ini akan kita koordinasikan dengan Dinas Pertanian dan Peternakan untuk membahas pola pelatihan untuk para petani. Karena dampak keberlangsungan MotoGP ini harus bisa dirasakan oleh patani,” tegasnya. (aji)

Astaga! Bule Jerman Tewas Gantung Diri

TEWAS: Mayat Elis, bule asal Jerman sudah tidak tertolong setelah menyudahi hidupnya di tali gantungan.

PRAYA
-- Elisa Henriette (31 tahun) l, bule berkebangsaan Jerman ditemukan sudah tidak bernyawa. Ia tewas gantung diri di Guest House Batu Bambu Desa Kuta Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Senin (24/5).

Kasus bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 20.10 Wita berdasarkan laporan polisi nomor LP/25/V/2021/Polsek Kuta Model A.

Kapolres Lombok Tengah Polda NTB, AKBP Esty Setyo Nugroho mengungkapkan, kasus bunuh diri itu pertamakali diketahui oleh rekan korban. Kedua rekannya yang mengetahui kejadian itu yakni Johanna WNA Jerman dan Julia berkebangsaan Austria.

Korban yang diketahui sebagai Boss Guest House Batu Bambu Kuta itu tewas gantung diri. Kedua rekan korban kemudian berusaha memberikan pertolongan dengan memutus tali yang menjerat lehernya serta memberitahukan kejadian itu kepada warga sekitar.

"Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas Kuta, korban sudah dinyatakan meninggal dunia," kata Selasa (25/5)

Dijelaskan Kapolres, aparat Kepolisian Polsek Kuta langsung menuju lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan kasus bunuh diri itu. Lokasi juga langsung diamankan beserta barang bukti dan saksi-saksi.

Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan Puskesmas Kuta untuk melakukan evakuasi korban menuju RS Bhayangkara Mataram.

Berdasarkan keterangan para saksi, lanjutnya, korban pernah menceritakan dirinya mengalami depresi dikarenakan masalah ekonomi. Ia juga tertekan karena masalah hubungan asmara dengan tunangannya.

"Berdasarkan keterangan yang ada, korban ini adalah pemilik Guest House Batu Bambu dan sudah tinggal selama kurang lebih 7 tahun di Kuta, Lombok Tengah," imbuh Kapolres.

Sementara itu, tunangan korban yang diketahui bernama Steven Andrew Moloney serta Manager Guest House milik korban, Muclas hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan. Ini karena keduanya masih trauma atas tragedi maut itu.

Saat ini korban Elisa Hendriette telah dibawa ke RS Bhayangkara Mataram oleh petugas Puskesmas Kuta. Mayatnya dikawal Kepolisian Sektor Kuta. (jl)

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Rizki Handika Putra
CEO
Laela Rosanti
Creative Designer
Sopian Haris
Sales Manager
Syamsu Rizal
Developer

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567