Solusi Digital Marketing Nusa Tenggara Barat

Memberkan pelayanan terbaik untuk anda dan usaha anda, kami mempunyai tenaga profesional dibidang marketing digital.

Layanan Konsultasi

Our Services

Sepenuh Hati

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Great Concept

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Development

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

User Friendly

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Recent Work

Friday, October 2, 2020

Viral Disiksa di Rantauan, TKW Yuli Minta Dipulangkan

MEMELAS: Keluarga Yuli, Nuraini memelas agar Yuli dipulangkan secepatnya.

SELONG
--Jagat Maya Facebook digegerkan dengan penyiksaan pekerja migran asal Lombok Timur, Yuli Handayani Irfan Minum.

Penyiksaan pekerja migran berusia 29 tahun asal Dusun Gubuk Puntik Desa Suralaga Kecamatan Suralaga disiksa majikannya di Dubai, Abu Dhabi.

Ihwal viralnya insiden yang menimpa Yuli ini diunggah oleh teman sesama pekerja migran. Penyiksaan Yuli disaksikan publik dalam postingan yang divideokan dan dibagi di grup Batur Lombok.

Nampak dalam video itu kondisi Yuli terlihat memprihatinkan karena sakit parah yang dialaminya. Selama bekerja, ia sering mendapatkan perlakukan buruk dari majikannya.

"Dia sering disiksa, dipukul, tidak diberikan makan dan ia juga dikurung selama 2 bulan. Kita tau informasi itu dari korban," ungkap salah seorang anggota keluarganya, Nuraini, Kamis (2/10).

Selama Yuli di sana, ia sudah dipindah selama tiga kali. Pada majikan pertamanya, Yuli disebutnya bekerja selama lima bulan. Pada majikannya yang kedua, ia bertahan selama setahun. Lalu pada majikan ketiganya, ia hanya bertahan selama sembilan bulan. 

Saat bekerja di majikan yang ketiga inilah korban mengaku diperlakukan tidak manusiawi. kepada pihak keluarga, Yuli mengaku tidak pernah diberikan makan dan dikurung selama 2 bulan.

"Semenjak itu kondisi kesehatan korban semakin memburuk dan diserahkan ke KBRI," jelasnya.

Sementara itu, Inaq Agus, tekong yang pertama menjelaskan, ia tidak memberangkatkan Yuli. Pekerja migran ini dipindahtangankan ke H Haerudin, tekong kedua. Sosok inilah yang disebut memberangkatkan Yuli ke Abu Dhabi.

"Saya tidak memberakatkan. Saya kasih tau dari keluraga H Haerudin yang akan berangkatkan" sebutnya.

Dari pihak keluarga berharap korban cepat dipulangkan. Sementara pihak-pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban lantaran pihak keluarga merasa cemas denga kondisi Yuli yang kian parah. (cr-zaa) 

Thursday, October 1, 2020

Syamsul Qomar Ditunjuk Jadi Plt KONI Loteng

Syamsul Qomar

PRAYA
- Pimpinan harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kabupaten Lombok Tengah menggelar rapat tertutup. Ini dilakukan pasca pengunduran diri H Achmad Puaddi dari jabatan ketua KONI setempat.

Rapat terbatas tersebut digelar untuk menentukan pelaksana tugas (Plt) ketua. Tujuannya agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan. Hal tersebut dilaksanakan sesuai AD/ART organisasi para atlet tersebut. 

Rapat tertutup tersebut berlangsung di kantor Dispora Loteng. Nampak hadir sejumlah petinggi KONI Loteng seperti HL Dipta, HL Muliawan, L Arif Rahman Hakim, Suhaimi SH dan M Samsul Qomar.

Ketua 1 KONI Loteng, H L Muliawan mengatakan, terpilihnya Samsul Qomar sebagai Plt telah melalui berbagai pertimbangan di internal dan sesuai AD/ART yang berlaku. Hal ini agar tak terjadi kekosongan kepemimpinan di tubuh organiasi. 

"Keputusan rapat itu sudah dikirim langsung ke Provinsi untuk di buatkan SK," kata H L. Muliawan, Jum'at (2/10).

Masa tugas Plt, bebernya, paling lama enam bulan, terhitung sejak penetapan SK. Tugas utama yang harus dilaksanakan ialah mempersiapkan pelaksanaan musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab) untuk kepengurusan Koni masa bakti 2021-2025.

Selain itu, sebutnya, pekerjaan rumah yang hendak diselesaikan yakni mempersiapkan event olahraga yang akan dilaksanakan di Papua dan Musda KONI.

Dia berharap, Plt ketua M Samsul Qomar dapat maksimal dalam menjalankan amanah sebagai mana mestinya, terutama tugas utama yang sebentar lagi bersambut. 

"Kami berharap semoga Plt dapat mempersiapkan dengan sebaik-baiknya pemilihan kepengurusan 2021/2025, dan semoga atlet-atlet Lombok Tengah lebih banyak lagi yang berprestasi dari level terendah sampai tertinggi," harapnya.

Plt Ketua KONI Lombok Tengah, M Samsul Qomar mengatakan, ia menerima tugas yang dipercayakan kepadanya. Kendati ia mengaku jebatan yang diemban cukup berat.

Ia membeberkan, terkait komposisi struktur pengurusan tak banyak yang berubah. Namun jika ditemukan pengurus yang tidak aktif atau mengudurkan diri, ia akan melakukan pergantian di tubuh organisasi tetsebut. 

"Saya kira ini tugas berat dan penting tapi demi Loteng tidak ada tawar menawar saya harus siap mengemban ini dan bersama kawan kawan yang lain" tegasnya. (jl)

Polresta Mataram Sosialisasi Pengamanan Covid-19 di Lingkungan Perkantoran

SOSIALISASI: Kapolrestas Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto saat memberikan sosialisasi penanganan Covid-19 di PLN UP3 Mataram.

MATARAM
--Polresta Mataram memberikan sosialisasi tentang pengamanan pada masa pandemi Covid-19 di lingkungan perkantoran. Sosialisasi dilaksanakan untuk seluruh pegawai PLN UP3 Mataram. 

Salah satu sasaran lokasi sosialisasi yakn Kantor PLN UP3 Mataram, Jalan Yos Sudarso Nomor 2 Pejeruk Kecamatan Ampenan. Kapolresta Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto menjadi narasumber untuk sosialisasi pengamanan pandemi  Covid-19 di Ingkungan perkantoran, Jumat (2/10) sekitar pukul 09.00 WITA.

Kapolresta Mataram, Kombes Pol Guntur Herditrianto menyampaikan, di masa pandemi saat ini kondisinya sangat berbeda. Karena terasa menurun drastis dari sebelum masa pandemi Covid-19. 

Pengamanan pada masa pandemi ini, lanjutnya, mengarah kepada kebersihan benda dan kesehatan seseorang. Pola pengamanan benda dapat dilakukan dengan membersihkan benda-benda di sekitar menggunakan disinfektan. 

Kemudian pengamanan orang dilakukan dengan cara, pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan dan kemudian jaga jarak sehingga penyebaran virus dapat dicegah. 

"Kira-kira begitulah tata cara pengamanan perkantoran pada masa pandemi covid-19 ini," ungkapnya. 

Pengamanan pandemi cobid-19 di lingkungan perkantoran penting dilaksanakan. Karena bisa mencegah penyebaran Covid-19. Kepolisian dan pemerintah terus berupaya mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. 

"Upaya kita ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," bebernya. 

Dalam kegiatan itu, perkantoran juga diminta untuk selalu mengecek suhu tubuh atau skrining di setiap titik masuk tempat kerja. Menerapkan jaga jarak atau physical distancing. Jika memungkinkan, menyiapkan transportasi khusus pekerja untuk pulang pergi kerja. Sehingga tidak menggunakan transportasi publik.

Manajer PLN UP3 Mataram, Donny M Gustiarsyah bersyukur atas sosialisasi pengamanan yang diberikan Kapolresta Mataram. Pihaknya meminta diberikan arahan sebagai prosedur maupun tata cara pengamanan di masa pandemi covid-19. 

"Terima kasih atas kehadiran Kapolresta Mataram," katanya. (jl)

Dies Natalis ke 58, Unram Diharap Terus Bersinergi Bangun Daerah

Dr. H. Zulkifliemansyah

MATARAM
--Kehadiran sekolah dan perguruan tinggi sangat signifikan dalam membangun sumber daya manusia suatu daerah. Lewat lembaga pendidikan tersebut diharapkan bisa lahir para pemuda yang akan mengisi pembangunan.

Hal inilah yang disampaikan Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah saat mengikuti rapat senat terbuka Universitas Mataram. Rapat tersebut terselenggara dalam rangka Dies Natalis Unram ke-58 yang berlangsung secara virtual di pendapa Gubernur, Jumat, (2/10).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut mengucapkan selamat kepada Unram yang saat ini menyambut hari lahir yang ke-58. Unram disebutnya telah melahirkan banyak putra-putri yang telah berkontribusi dalam pembangunan di NTB.  

"Alhamdulillah kita di NTB ini dengan kehadiran Universitas Mataram betul-betul membantu mengupgrade kapasitas kapabilitas dari SDM yang ada di Provinsi kita ini," ucapnya.

Zul kemudian berharap di usia ke-58 tahun, Unram dapat terus aktif bersinergi meningkatkan kapasitas dan kemampuan masyarakat di NTB. Ia yakin dengan kolaborasi dan komunikasi yang baik antara masyarakat dan kampus, kedepannya akan lebih banyak lagi hal positif yang dapat dihasilkan.

Ia pun optimis program Merdeka Belajar yang merupakan inisiasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dapat segera diwujudkan di NTB. 

"Mudah-mudahan dengan Merdeka Belajar kita bisa berkolaborasi dan bekerja sama untuk menghasilkan kemaslahatan bagi masyarakat yang ada di NTB," tambahnya.

Terakhir, Zul mengajak seluruh jajaran Unram serta mahasiswa terus membangun kekompakan dalam mewujudkan NTB Gemilang. Ia berharap Unram menjadi universitas kelas satu dan kelas atas di Indonesia. (jl)

Sengketa Lahan KEK Mandalika Dibahas Lewat Musyawarah Adat

MUSYAWARAH: Sejumlah pihak duduk bersama menggelar musyawarah membahas lahan sengketa di KEK Mandalika.

PRAYA
--Titik terang sengkarut persoalan sengketa lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sedikit demi sedikit mulai jelas. Ini setelah para pemilik tanah, tokoh masyarakat, tokoh adat, ITDC, dan Kabinda NTB menggelar musyawarah.

Musyawarah tersebut langsung digelar di kediaman tokoh masyarakat Lombok Tengah HL Putria. Pada kesempatan itu, Kabinda NTB, Ir. Wahyudi berharap agar para pemilik tanah membuat matriks yang berisikan masing-masing satu tuntutan. 

Matriks tersebut dibuat dengan membuat daftar nama dan tabel nama obyek dan tuntutan.

“Misalkan ada 50 orang terdaftar pemilik maka 50 ini akan diselesaikan satu per-satu. Sementara yang lain di luar yang 50 orang tidak perlu ikut campur dan mohon minggir demi adat dan budaya Sasak yang dijunjung tinggi,” tegas Kabinda NTB, Kamis (1/10).

Tujuan musyawarah ini, jelasnya, agar penyelesaian persoalan tanah lebih fokus. Selain itu, untuk menghindari provokasi pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

Upaya tersebut disambut baik para peserta musyawarah yang dimediasi oleh ormas Laskar Sasak. Di awal pertemuan Kabinda NTB mengingatkan pentingnya adat budaya yang telah mengakar.

“Karena harus diwaspadai desain asing untuk terus menciptakan konflik di tengah masyarakat Indonesia,” pungkas Ir. Wahyudi.

Pada kesempatan tersebut Kabinda NTB menyatakan, persoalan tanah di Kute sebenarnya bisa diselesaikan dengan baik. Pihaknya juga tidak ingin ada warga yang tersakiti.

Semua aspirasi dan masukan dari pemilik tanah, dicatat dan diakomodir termasuk beberapa hal yang menyangkut solusi. Karena hal tersebut akan dilaporkan ke Kabin dan Presiden RI, Joko Widodo.

Di tempat yang sama, salah seorang pemilik tanah, Lalu Arifin Toni menegaskan, pihaknya tidak akan pernah mengosongkan lahan selama tanah yang dimiliki tidak dibayar. Pihaknya siap bertahan hingga lahan miliknya dibayar.

Atas lontaran warga, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, sekaligus tokoh masyarakat setempat, Lalu Putria berharap pembahasan tanah Kute bisa diselesaikan dengan musyawarah dan mengedepankan kearifan lokal. Terlebih lagi, ia mengaku sangat hapal betul lagi persoalan tanah Kute tersebut.

‘’Jadi tidak perlu ada demo lagi, kita selesaikan dengan dialog,’’ tegasnya.

Ketua Laskar sasak, Lalu Tahar juga menggarisbawahi pertemuan atau musyawarah itu merupakan salah satu bentuk mediasi mencari solusi terbaik. Sehingga tujuan untuk masyarakat adil dan makmur bisa segera tercapai.

‘’Jangan sampai kasus ini terkatung-katung. Pada intinya, Laskar Sasak mengharapkan adanya win-win solusi untuk persoalan tanah Kute," tegasnya.

Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 16.30 WITA itu berakhir menjelang Magrib dan berlangsung penuh keakraban. Meski, soal tuntutan sempat menghangat namun akhirnya mencair dan diakhiri dengan foto bersama. (jl)

Gelombang Dukungan Paslon SALAM Kian Tak Terbendung

DUKUNGAN: Berbagai komunitas terus berdatangan memberi dukungan untuk Paslon SALAM di Pilkada Kota Mataram.

MATARAM
--Fenomena dukungan warga Kota Mataram untuk pasangan calon Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) nampaknya tak terbendung.

Kondisi ini tidak lepas dari upaya Hal kreatif Paslon ini dalam mengemas isu yang mudah dipahami dan dirasakan langsung masyarakat.

Seperti kejadian semalam, Rabu (30/9), belasan orang perwakilan komunitas pacuan kuda Kota Mataram bertemu Calon Walikota Mataram Hj Putu Selly Andayani. Komunitas ini bertemu di kediaman Selly di Panji Tilar 15, Kota Mataram.

Komunitas yang beranggotakan anak-anak muda pegiat olahraga berkuda ini memberikan dukungan untuk SALAM. Mereka berharap pasangan ini bisa lebih memperhatikan kegiatan olahraga berkuda di Kota Mataram.

Menurut mereka, potensi atlet berkuda di Kota Mataram sangat besar. Apalagi Mataram sudah lama memiliki lapangan pacuan kuda di kawasan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Sayangnya lapangan pacuan kuda justru beralih fungsi untuk medan balapan motor.

"Padahal kalau lapangan pacuan kuda itu dimanfaatkan akan sangat berguna bagi kami. Karena itu kami berharap SALAM bisa memperhatikan hal ini ke depan agar Kota Mataram melahirkan atlet berkuda berbakat," kata Muhammad Ahdari, pendamping komunitas pacuan kuda ini.

Ahdari mencontohkan, Habibie salah seorang anak pegiat olahraga berkuda. Habibie merupakan aset Kota Mataram yang kini lebih sering ikut pacuan kuda di Lombok Tengah hingga Dompu dan Bima. 

Prestasinya dalam olahraga berkuda justru mendongkrak nama daerah lain. Padahal Habibie warga Kota Mataram asli Gubuk Mamben Sekarbela. Namun karena keterbatasan perhatian dan fasilitas pembinaan, ia justru lebih sering mengikuti event balap kuda atasnama kabupaten lain.

Ahdari menjelaskan, potensi atlet berkuda cukup besar di Kota Mataram. Tapi karena keterbatasan fasilitas, akhirnya mereka berlatih di Praya, Lombok Tengah.

"Sangat sayang sekali jika potensi dan prestasi atlit berkuda mataram  justru mengharumkan daerah lain. Harusnya  Kota Mataram bisa menunjukan  banyak talenta berbakat  berkuda yang handal," ujarnya.

Hj. Selly Andayani menyambut baik semangat dan optimisme generasi muda dari Komunitas Berkuda Mataram ini. Menurutnya, SALAM akan memfasilitasi gagasan dan kegiatan yang positif bagi generasi muda Kota Mataram, termasuk di bidang olahraga berkuda.

"Tentu semua komunitas olahraga semua cabor yang ada perlu mendapat perhatian yang sama. SALAM akan melakukan hal ini, dan akan memaksimalkan fungsi lapangan pacuan Kuda nantinya," katanya.

Ia optimis akan banyak prestasi anak-anak muda Kota Mataram yang cemerlang di bidang olahraga, jika saja kegiatan pembinaan dan penyediaan fasilitasnya dilengkapi oleh pemerintah daerah. Prestasi mereka tentu akan menoreh nama baik bagi Kota Mataram di tingkat nasional.

Ke depan, SALAM akan rutin menggelar event-event pacuan Kuda. Hal ini bukan saja mendorong animo untuk olehraga berkuda, tetapi juga bisa menjadi potensi destinasi wisata dan atraksi baru di Kota Mataram ke depan.

Dukungan juga datang dari pengusaha dan wirausahawan muda Kota Mataram. Dukungan untuk SALAM juga dinyatakan oleh belasan perwakilan pengusaha yang tergabung dalam Lembaga Cipta Daya Wirausaha (LCDW).

LCDW merupakan gabungan pengusaha, wirausahawan dan pelaku UMKM di Kota Mataram dari berbagai bidang usaha. 

Ketua LCDW, John Fitriadi mengatakan, dukungan untuk SALAM karena figur Selly Andayani dikenal punya semangat luar biasa. Semangat ini tetutama dalam penguatan dan pengembangan UMKM di Kota Mataram bahkan NTB.

"Kami ke Bu Selly dan mendukung SALAM, karena beliau selama ini peduli dengan UMKM. Bisa dibilang belaiu ini bundanya UMKM," kata John, Kamis (1/10), usai menggelar talkshow ekonomi kreatif di kediaman Selly Andayani.

Dialog bisnis perwakilan LCDW dengan Selly Andayani membahas peluang dan tantangan sektor UMKM Kota Mataram di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Selly mengungkapkan bagaimana teknologi harus mulai menjadi bagian tak terpisahkan dari geliat ekonomi, termasuk UMKM.

Mantan Kadis Perdagangan NTB ini menjelaskan, bagaimana konsep e-commerce NTB melalui aplikasi I-Shop NTB. Konsep ini mampu mengubah paradigma pasar produk UMKM NTB.

"Kota Mataram juga harus melakukan hal yang sama. Digitaliasasi harus mulai dilakukan di era ekonomi 4.0 ini," tegasnya.

Selly menyemangati para pelaku usaha ini agar terus berkreasi dan inovasi. Mereka diminta mengangkat potensi-potensi Kota Mataram ke depan. (jl)

Korban Angin Puting Beliung di Badrain Dikunjungi Bupati

TINJAU: Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid meninjau korban puting beliung di Desa Badrain.

GERUNG
–Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid meninjau lokasi korban angin puting beliung di Desa Badrain, Kecamatan Narmada. Kunjungan tersebut sekaligus memberikan bantuan di masa tanggap darurat.

Kamis, (1/10) Bupati Lobar Fauzan Khalid bersama rombongan setiba di lokasi langsung menyisir satu demi satu rumah korban. Pihaknya ingin melihat lebih dekat seperti apa kerusakan yang dialami warga.

"Setelah menerima kabar ada musibah angin puting beliung di Desa Badrain, kami hari ini meninjau dan memastikan kondisi rumah warga," umgkapnya.

Dia menyebut beberapa titik di Desa Badrain selalu langganan musibah angin puting beliung. Kondisi serupa juga dialami oleh desa di Kuranji dan Lembar.

"Kita akan bantu untuk memperbaiki rumahnya, sesuai dengan kebiasaan kita untuk menyiapkan semua material yang dibutuhkan," tuturnya.

Dia meminta masyarakat waspada, berdoa dan bersabar dalam menghadapi musibah ini. 

"Hari ini kita serahkan bantuan pokok dulu seperti makanan, terpal, selimut dan tikar Kalau untuk perbaikan rumah lagi dihitung berapa kebutuhannya, mudahan hari ini atau besok sudah mulai dikerjakan," terangnya.

Sementara itu, Kalak BPBD Lobar Mahnan menuturkan, mendapatkan informasi bencana alam angin pitung beliung itu terjadi kemarin. Pada saat itu ia langsung turun bersama anggota dan memang benar ada kejadian itu. 

Pada saat itu, dia mengambil langkah-langkah mulai dari melakukan meminalisir kerusakan dan kerugian material akibat bencana alam angin pitung beliung.

"Untuk tadi malam bentuk tanggap darurat terhadap bencana angin pitung beliung ini, sudah kita berikan bantuan dalam bentuk makanan, terpal, selimut dan tikar," katanya.

Pada hari ini kata dia, mendampingi Bupati untuk mengecek langsung kondisi di lapangan. Untuk masa tanggap darurat terhadap bencana alam angin pitung beliung ini dipastikan berlangsung selama 14 hari.

Terpisah Kades Badrain Romi Purwandi mengatakan, dari 47 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya rusak di dua dusun. Di Dusun Medain Barat ada 6 rumah rusak berat, 9 rumah rusak sedang dan 26 rumah rusak ringan.

Sementara di Dusun Medain Timur, lanjutnya, ada 3 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang dan 4 rumah.rusak ringan.

"Di desa kami ini tidak hanya kali ini terjadi bencana alam angin puting beliung, tetapi setiap tahun. Dulu juga pernah terjadi dua tahun silam," akunya. 

Dia berharap, dengan kejadian ini ke depan akan berkoordinasi untuk mendesign dengan pola atap rumah warga. Ini karena sejak gempa tahun 2018 sebagian mereka atap rumahnya menggunakan spandek yang retan cepat rusak akibat angin puting beliung.

"Penanganan lanjutan untuk bisa membantu warga kami yang atap rumahnya yang rusak berat ini bisa dibantu, termasuk juga yang rusak sedang dan ringan," harapnya. (jl)

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Rizki Handika Putra
CEO
Laela Rosanti
Creative Designer
Sopian Haris
Sales Manager
Syamsu Rizal
Developer

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567