Solusi Digital Marketing Nusa Tenggara Barat

Memberkan pelayanan terbaik untuk anda dan usaha anda, kami mempunyai tenaga profesional dibidang marketing digital.

Layanan Konsultasi

Our Services

Sepenuh Hati

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Great Concept

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Development

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

User Friendly

Solusi Digital Marketing di Nusa tenggara Barat.

Read More

Recent Work

Tuesday, September 1, 2020

Atlet Pelajar Dipanggil Setelah Belajar Tatap Muka Dibuka

Kabid Olahraga Dispora NTB, Anang Zulkarnain.

MATARAM--Aktivitas pemusatan pelatihan atlet pelajar NTB hingga kini masih vakum. Masing-masing atlet berlatih mandiri sejak pandemi virus corona.

Kabid Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, Anang Zulkarnain mengatakan, ada sebanyak 64 atlet pelajar di bawah binaannya. Jumlah ini terdiri dari 52 atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) dan 12 atlet Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (PPLD).

"Mereka masih latihan mandiri, tapi hak-hak mereka berupa gaji tetap kita penuhi," ungkapnya, Rabu (2/9).

Pada PPLP, lanjutnya, ada 4 cabang olahraga binaan. Masing-masing adalah pencak silat, taekwondo dan voli pasir. Sementara di PPLD hanya dua cabor binaan, yakni karate dan atletik.

Dari dua jenis pemusatan dan pembinaan atlet ini, disebutnya memiliki hak dan kewajiban yang sama. Treatment dalam latihan yang diberikan pun tidak ada bedanya.

"Yang beda hanya sumber anggarannya saja. Kalau PPLP dari APBN. Sebaliknya untuk PPLD dari daerah," terangnya.

Ia lantas membeberkan jumlah anggaran yang dikelola antraa PPLP dan PPLD. PPLP sebanyak Rp 3,5 miliar, sedangkan PPLD sebanyak Rp 1,5 miliar.

Selama menjalani proses latihan di rumah, atlet pelajar ini tetap dipantau. Hanya saja, hak atau anggaran makan minum mereka ditiadakan. "Kalau yang lain-lain, seperti gaji tetap diberikan," lanjutnya.

Terkait kapan akan dipanggil menjalani pemusatan, pria berkepala pelontos ini memastikan masih menunggu jadwal dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB. Setelah Dikbud memastikan aktivitas belajar tatap muka bisa berjalan, beriringan dengan itu pemanggilan kepada atlet pelajar juga disegerakan.

"Kita tergantung dari Dikbud, kapan aktivitas belajar tatap muka bisa berjalan. Kalau sudah, segera kita panggil mereka," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud NTB, H Aidy Furqan mengatakan, aktivitas belajar tatap muka rencananya akan diberlakukan 13 September mendatang. Namun karena di tanggal itu hari Minggu, maka diundur sehari menjadi tanggal 14 September.

Kebijakan penentuan waktu belajar tatap muka disebutnya berdasarkan instruksi Gubernur NTB. Dalam instruksi itu menyebutkan aktivitas belajar tatap muka baru boleh dilaksanakan pada tanggal yang ditetapkan. (jl)

Program Rantang Salam, Cara Selly-Manan Perhatikan Lansia

ADU  STRATEGI: Para kontestan di Pilkada Kota Mataram beradu strategi rebut hati masyarakat lewat berbagai program.

MATARAM--Bakal pasangan calon Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan kembali meluncurkan program yang berorientasi untuk kemanusiaan. Program itu yakni Rantang Salam.

Rantang Salam sendiri merupakan program memberi makanan gratis setiap hari untuk orang lanjut usia tidak mampu. Program ini merata di enam kecamatan Kota Mataram.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Keadilan Sejahtera ini meluncurkan program tersebut di Kelurahan Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Selasa (1/9). Makanan tersebut dikemas dalam rantang itu merupakan makanan higienis dan berisi menu makanan lengkap.

Dalam program ini, telawan pasangan Selly-Manan menyiapkan ojek online mengantarkan makanan tersebut setiap hari. Kemarin makanan tersebut di antar ke sejumlah keluarahan seperti Pejeruk, Jempong, Jempong Baru, Taman Sari, Banjar, dan Dayen Peken. Tiap rantang makanan telah bertuliskan nama dengan alamat lengkap lansia yang dituju.

“Ini salah satu program untuk kesejahteraan masyarakat. Terutama masyarakat lansia 70 tahun dan merupakan keluarga prasejahtera,” kata Hajjah Selly di sela peluncuran program ini.

Kecamatan Ampenan dipilih sebagai lokasi peluncuran. Lokasi ini dipilih lantaran di setiap kelurahan di Ampenan masih ditemukan masyarakat yang hidupnya dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Usai peluncuran dengan membonceng motor matik, Selly menemui langsung salah seorang lansia yang menjadi sasaran program. Lansia tersebut bernama Inaq Ili.

Yang bersangkutan tinggal di Kampung Banjar. Kondisi rumahnya begitu memprihatinkan dan benar-benar tidak layak huni.

Kondisi kesehatan Inaq Ili juga memprihatinkan. Perempuan tersebut hanya tergolek di selembar kasur tipis di dalam ruangan yang pengap dan gelap.

Inaq Ili tak menyangka akan mendapat kejutan yang menyenangkan. Di tengah ketidakberdayaannya, dia menunjukkan ekspresi wujud rasa syukur tiada tara.

Menghadapi kondisi Inaq Ili seperti ini, Hajjah Selly benar-benar tidak bisa berkata-kata. Terlihat betul, Penjabat Wali Kota Mataram tahun 2015 tersebut membendung tangis.

Menurut dia, ada yang tidak berjalan dalam sistem pemerintahan di Kota Mataram. Tak heran jika masih ada warga seperti Inaq Ili.

“Padahal kita tahu selama ini ada program dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi mewujudkan hunian layak huni untuk masyarakat tidak mampu,” katanya.

Karena itu dia menegaskan, manakala Selly-Manan diberi amanah oleh masyarakat memimpin Kota Mataram, ia memastikan tidak akan ada lagi rumah kumuh seperti tempat tinggal Inaq Ili.

“Ini bukan sekadar janji. Tapi ini adalah program nyata. Karena kami berdua bertekad menjadi pemimpin yang amanah di dunia dan akhirat,” tutur Selly.

Dia menegaskan, dirinya ingin masyarakat Mataram berbahagia karena pemimpinnya adalah pelayan masyarakat. Bukan pemimpin yang hanya duduk di kursi. Bukan pemimpin yang hanya mau diagung-agungkan tapi setiap hari masyarakatnya justru penuh dengan kekurangan.

Selly menambahkan, program Mataram Berkah dan Cemerlang yang disiapkan Selly-Manan bukanlah janji kosong. Tapi program nyata untuk masyarakat. Bukan pula janji politik. Namun, ikhtiar nyata yang sudah dilakukan.

Dijelaskan, dirinya adalah birokrat, bukan politisi. Karena itu, Hajjah Selly bertekad membawa jalan politik yang kini ditempuhnya ke jalan yang lurus. Bukan politik dengan janji-janji kosong.

“Jangan janji melulu sekian tahun. Tapi kenyataannya malah sampai hari ini setelah sekian tahun kenyataannya malah kosong,” tandasnya.

Ekonomi Pro Rakyat

Program Rantang Salam sendiri akan dilakukan merata di enam kecamatan. Basis pendataan program ini melibatkan para Ketua RT di setiap lingkungan. Dengan demikian, mereka yang menerima program ini benar-benar yang berhak.

Selly-Manan memastikan, jika memimpin Kota Mataram, maka setiap Ketua RT akan mendapatkan insentif. Selain itu, akan mendapatkan reward dari pemerintah karena menjadi ujung tombak pendataan yang benar.

Di sisi lain, program ini juga merupakan program ekonomi yang pro rakyat. Mengingat program ini melibatkan transportasi ojek online.

"Kebetulan kata Selly, para ojek online tersebut juga memiliki motto Salam Satu Aspal,” ucapnya.

Tak hanya itu, makanan yang diberikan kepada para lansia dipesan di warung-warung makan milik masyarakat. Lewat program ini diyakini menggairahkan ekonomi masyarakat lapisan bawah.

Warung yang terlibat pun akan berbeda setiap hari. Dengan begitu, menu makanan pun bervariasi. Namun dipastikan memenuhi standar gizi dan juga higienitasnya.

Di sisi lain, lanjutnya, nantinya para lansia ini juga akan mendapat layanan program kesehatan gratis. Puskesmas di Kota Mataram bakal disiapkan menjadi ujung tombak layanan kesehatan bagi para lansia tersebut.

Antara lain dengan memastikan setiap puskesmas memiliki ambulans lengkap. Ambulans itu akan rutin turun ke masyarakat, bukan hanya berada di garasi terus menerus.

“Kita siapkan layanan kesehatan yang benar-benar paripurna,” ujar Selly.

Dia menegaskan, pasangan Selly-Manan tidak akan membiarkan ada masyarakat Kota Mataram yang hidupnya memprihatinkan.

“Masyarakat Kota Mataram sudah cerdas. Nggak bisa diajak main-main lagi. Ini masalah nyawa manusia,” tegasnya. (jl)

NTB Siapkan Aplikasi Layanan Informasi Covid 19

Inilah model tampilan aplikasi COVID NTB.

MATARAM--Pemprov NTB menyediakan layanan aplikasi berbasis website dan android yang menyajikan informasi  lengkap tentang pandemi Covid 19. Warga diimbau terus mengakses informasi penanganan pandemi Covid 19 di wilayahnya agar mendapat informasi akurat.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) NTB, Gde Putu Aryadi, saat melayani wawancara sejumlah awak media, Selasa (1/9) menjelaskan, pihaknya telah menyediakan sebuah aplikasi berbasis website dan android untuk layanan informasi lengkap tentang Covid 19.

Informasi yang disajikan pada website Corona.ntbprov.go.id itu, kata Aryadi, mulai dari informasi peta sebaran pasien Covid-19,  di seluruh NTB. Ada juga rumah sakit rujukan, fasilitas layanan kesehatan dan nomor-nomor  kontak darurat yang bisa dihubungi saat warga ingin mendapatkan layanan atau informasi.

Dalma aplikasinitu, ada didukung juga informasi mengenai kondisi pasien positif yang masih dirawat. Begitu pula dengan pasien yang telah sembuh dan pasien yang meninggal dunia, lengkap dengan nama inisial pasien dan alamat desa atau lingkungan tempat tinggalnya.

“Inilah bedanya apilkasi berbasis website https://corona.ntbprov.go.id/ sebagai media melayani kebutuhan informasi masyarakat.  sehingga warga bisa lebih waspada dan hati-hati agar tidak terpapar Covid 19," terangnya.

Kadis yang akrab disapa Pak De ini, menjelaskan, sesuai Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Surat Edaran (SE) Komisi Informasi Pusat (KIP) Republik Indonesia (RI) mengenai pelayanan informasi selama masa darurat kesehatan, nama pasien harus disamarkan dengan inisial.

"Website corona ntb, barangkali pertama dan terlengkap di indonesia," tegasnya.

Ia menjelaskan, dalam peta sebaran dan titik peta pasien juga tetap 'disclaimer'.  Artinya Titik merah bukan titik persis lokasi pasien positif Covid-19 namun diacak 'by system' dalam radius 1 km dari alamat domisili pasien di area kecamatan tersebut. Titik bersifat dimana domisili kasus positif Covid-19, sehingga baik kasus sembuh maupun meninggal tetap ditampilkan, agar masyarakat tetap waspada.

“Ini untuk menjaga kerahasian Informasi pribadi,” jelas Mantan Kabag Humas Pemkab Bima ini.

Ditambahkannya, dalam Peta Persebaran Covid-19, ditampilkan zona wilayah dengan kotak berwarna, untuk memberikan informasi tentang status daerah tersebut. Klarifikasi zona warna merah dengan resiko tinggi sebaran Covid-19, warna orange dengan resiko sedang, kuning dengan resiko rendah dan warna hijau bila zona tersebut sudah tidak ada kasus penderita Covid.

Secara keseluruhan, aplikasi ini merupakan aplikasi berbasis website dan dapat diakses melalui HP Android juga. Situs website ini dibangun untuk memberikan semua informasi tentang pandemi Covid-19 atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) telah menjangkiti lebih dari ratusan ribu orang di dunia, termasuk di Indonesia. Tidak terkecuali di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) Diskominfotik NTB Yasrul, S. Kom., Eng menjelaskan, aplikasi ini secara teknis memiliki fitur-fitur yang mudah diakses.

Didalamnya terdapat data Covid per hari yang terjadi di NTB, seperti data pasien yang dirawat, pasien yang sembuh dan pasien yang meninggal dunia yang bersumber dari Dinas Kesehatan NTB. Begitupun data di Indonesia yang bersumber  dari Kementerian Kesehatan RI. Dalam situs inipun lebih lengkap dengan penyajian data dunia  yang berisi informasi perkembangan Covid dunia yang  bersumber dari Worldometer.

“Penambahan kasus baru,  penambahan kasus sembuh, penambahan kasus meninggal per hari, terus ditampilkan diaplikasi ini,” katanya Yasrul sapaan akrabnya.

Untuk memberikan informasi setiap hari dalam situs tersebut terdapat press rilis yang dikeluarkan oleh tim Pelaksana Harian Gugus Tugas. Sehingga data siaran terkait Covid-19 yang dapat diunduh oleh publik. Masyarakat juga diberikan kemudahan untuk dapat melakukan pengecekan secara mandiri dengan cara menjawab pertanyaan yang diberikan dalam situs tersebut.

Untuk masyarakat yang ingin melihat dan memantau program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang, dapat melihat kelanjutan pencapaian dan pembagian di seluruh NTB. “Ini program pembadayaan UMKM Pemprov NTB untuk masyarakat terdampak Covid-19,” jelasnya.

Menu JPS ini berisi data pendistribusian bantuan sembako JPS Gemilang, pengecekan dapat dilakukan dengan cara memasukkan NIK atau nama penerima bantuan. Kemudian ada juga Rumah Sakit (RS) Rujukan, Laboratorium Uji Covid dan Informasi Satuan Tugas, Gejala Klinis, dan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang berisi edukasi dan pengetahuan masyarakat.

Situs web ini juga memuat Grafik Perkembangan COVID-19 NTB yang didalamnya ada grafik perkembangan COVID-19 di provinsi NTB berdasarkan data perkembangan kasus per hari. Diantaranya 5 besar kumulatif positif Covid-19, 5 besar kumulatif positif, 5 besar kematian dan 5 besar kematian Covid-19 di NTB.

“Secara struktur teknis, aplikasi ini sudah lengkap memberikan informasi perkembangan Covid,” tutup alumni STIMIK Bumi Gora Mataram ini.

Sistem Informasi yang dibangun Dinas Kominfotik ini, disambut baik oleh salah satu warga Lombok Tengah, Baiq Nia Patasari. Menurutnya beragam informasi dan data yang ada dalam situs web sangat membantu, menyajikan dan memberikan beragam informasi yang berhubungan dengan seluruh Covid-19.

“Kita dapat memantau perkembangan dan sebaran Covid melalui alamat website corona.ntbprov.go.id milik Pemprov. NTB ini, termasuk ada cara dan edukasi untuk menghadapi wabah ini,” kata alumni Unram ini.

Hal yang sama disampaikan oleh Abdul Thoriq warga Pagutan Kota Mataram. Menurutnya tampilan dan kelengkapan data yang ada di situs web Corona NTB ini sempurna. Dalam situs ini menyajikan data, video dan grafis juga.

“Ini menariknya, kita bisa memantau perkembangan Covid dari awal menyasar NTB hingga saat ini,” kata Mahasiswa STIMIK Bumigora.

Keberadaan situs web sebagai pusat data Covid-19 di NTB ini, merupakan salah satu upaya pemerintah memberikan informasi yang bermutu dan berkualitas di era keterbukaan publik ini. Sehingga dapat membangun dan meningkatkan kepercayaan serta partisipasi public dalam pembangunan. (jl)

Tidak Pakai Masker, Jokowi Tegas Minta Beri Sanksi

VIDCON: Gubernur se-Indonesia kala vidcon bersam Presiden RI, Joko Widodo.

MATARAM--Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah mengikuti rapat terbatas virtual penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional yang dipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Kepresiden Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/9).

Dalam rapat yang dihadiri jajaran menteri dan seluruh gubernur ini, Presiden Jokowi mengingatkan pentingnya masyarakat untuk selalu menggunakan masker. Langkah ini penting sebagai tindakan pencegahan. Langkah ini juga menjadi kunci pengendalian pandemi Covid-19 sebelum ada vaksinasi.

Jokowi meminta agar pentingnya penggunaan masker disampaikan terus menerus kepada masyarakat. Termasuk protokol kesehatan mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Ini kunci sebelum vaksin, pemakaian masker ini penting,” kata Jokowi.

Presiden juga meminta pemerintah daerah meningkatkan pengawasan dalam penerapan protokol kesehatan di masyarakat. Sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan harus diterapkan.

Presiden sebelumnya sudah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disipilin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Dalam instruksi itu mengatur sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan.

“Sehingga kedisiplinan nasional kita dalam mengikuti protokol kesehatan betul-betul dikerjakan oleh masyarakat kita,” ujarnya.

Terkait pemulihan ekonomi nasional, Jokowi meminta jajaran kepala daerah untuk mempercepat belanja daerah sebagai penopang agar Indonesia tak masuk ke dalam jurang resesi seperti negara lainnya.

“Percepat belanja barang, belanja modal, belanja bantuan sosial betul-betul disegerakan sehingga bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan meningkatkan ekonomi di daerah,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan satu bulan ke depan menjadi pertaruhan terakhir apakah ekonomi Indonesia memasuki jurang resesi atau tidak. Apabila ekonomi domestik kembali minus, maka dipastikan Indonesia masuk ke daftar negara resesi.

Jokowi memaparkan, perekonomian Indonesia pada kuartal pertama 2020 masih tumbuh 2,97 persen. Padahal, menurut dia, negara lain sudah minus. Tetapi di kuartal kedua, indonesia sudah pada di posisi minus 5,3 persen.

“Untuk itu, kuartal ketiga, yang kita masih punya waktu satu bulan yaitu Juli, Agustus, September. Di September ini kita masih ada kesempatan. Kalau kita masih berada pada posisi minus artinya kita masuk resesi,” lanjutnya.

Di NTB sendiri, dari data Bank Indoenesia Kondisi ekonomi Provinsi NTB pada triwulan I 2020 tumbuh melambat dari triwulan sebelumnya. Sedangkan triwulan II-2020 dibandingkan triwulan I-2020 tumbuh 0,52 persen (q to q). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 31,50. Dari sisi pengeluaran, komponen ekspor luar negeri tumbuh sebesar 24,05 persen (data BPS NTB).

Realisasi pendapatan Provinsi NTB triwulan I 2020 tumbuh melambat menjadi 8,20 persen (yoy). Realisasi pendapatan tersebut lebih rendah dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada triwulan I 2019 yang tumbuh sebesar 5,54 persen (yoy).

Penyerapan belanja Provinsi NTB triwulan I 2020 menurun dibandingkan triwulan I 2019. Penyerapan belanja triwulan I 2020 Provinsi NTB mencapai Rp7,3 triliun, menurun dibandingkan triwulan I 2019 yang sebesar Rp7,4 triliun.

Menurunnya pertumbuhan belanja tersebut terjadi pada penyerapan belanja bantuan sosial. Dengan demikian mempengaruhi realisasi total belanja pemerintah daerah secara keseluruhan.

Sementara pulihan ekonomi NTB diperkirakan berlanjut pada triwulan III 2020. Pada triwulan III 2020, diperkirakan ekonomi NTB tumbuh kuat dengan laju pertumbuhan berkisar antara antara -3,4 persen hingga -3,0 persen (yoy).

Meningkatnya pertumbuhan ekonomi NTB pada triwulan III 2020 dibandingkan triwulan II 2020 diperkirakan oleh kinerja pertanian. Kinerja ini sejalan dengan memasukinya masa panen kedua komoditas padi, peningkatan kinerja LU pertambangan pada triwulan III 2020, serta peningkatan aktivitas ekonomi akibat kebijakan new normal. Secara keseluruhan tahun 2020, diprakirakan ekonomi NTB tumbuh pada rentang -2,1 s.d -1,7 persen (yoy).

Untuk mendorong Pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19, Pemprov NTB telah meluncurkan stimulus ekonomi berupa bantuan mesin produksi dan industri kepada masyarakat. Sebanyak 685 permesinan berbagai jenis dan model hasil karya Industri Kecil Menengah (IKM) lokal NTB.

"Jadi teknologi dan mesin ini meningkatkan produktifitas dibidang pertanian, perkebunan dan sektor lainnya," ucap Gubernur Dr. Zulkieflimansyah saat memberikan kepada para kelompok masyarakat, UMKM, Kepala Desa dan penerima manfaat, Kamis (27/8) lalu di STlPark Banyumelek.

Dalam vidcon arahan presiden kepada 34 gubernur se Indonesia, Gubernur NTB turut didampingi Asisten 1 dan Asisten 2 Setda NTB. Ada juga Kadis Kesehatan, Kadis Perindustrian, Kadis Perdagangan, Plt.bKalak BPBD, Karo Ekonomi, Karo Pemerintahan, Karo Hukum Setda NTB dan Kasat Pol PP Provinsi NTB. (jl)

Elpiji Langka, Aktivis Gedor Kantor Dewan

GEDOR: Akibat kelangkaan elpiji 3 kg, sejumlah aktivis gedor DPRD Lotim.

SELONG--Sejak beberapa waktu belakangan ini masyarakat Lombok Timur mengalami kelangkaan elpiji 3 kilogram. Buntutnya, harga tabung gas melon ini terus membumbung.

Fenomena yang terjadi ini mengemuka saat sejumlah aktivis Lombok Timur yang menamakan diri ALARM NTB menggelar dengar pendapat di Kantor DPRD setempat.

Sekjen ALARM NTB, Zuarno Saputra mengatakan, kelangkaan gas melon ini kian hari terus menjadi-jadi. Masyarakat pu sulit mendapatkan barang tersebut.

"Kelangkaan terjadi sejak bulan Agustus. Kami cek di Lombok Timurimur hampir di setiap kecamatan terjadi hal serupa," ungkapnya, Selasa (1/9).

Menjadi hukum pasar, lanjutnya, kelangkaan yang terjadi berimbas pada harga. Biasanya, gas melon dihargakan Rp 18 ribu di tingkat eceran (konsumen). Namun sejak kelangkaan, harganya tembus Rp 25 ribu.

Kendati mahal, bebernya, masyarakat mau tak mau harus membeli elpiji 3 kilogram tersebut. Masyarakat membeli karena sudah menggantungkan kebutuhan bahan bakar dapurnya pada gas tersebut.

Zuarno lantas mengungkap beberapa persoalan lain di balik kelangkaan yang terjadi. Di beberapa tempat saat masyarakat membeli gas melon diharuskan pula membeli bahan kebutuhan lain seperti minyak goreng serta yang lainnya.

"Saat masyarakat tidak mau membeli bahan lain itu, pedagang tidak mau menjual elpijinya," ungkapnya.

Kehadiran ALARM NTB menyuarakan kelangkaan ini, bebernya, tidak lepas dari pentingnya intervensi pemerintah. Intervensi itu terutama mrnyangkut efektivitas regulasi yang ada, seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999.

Terhadap lontaran aktivis itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lotim, Hj Masnan mengapresiasi sikap responsif para aktivis. Sudah sepatutnya segala persoalan yang terjadi di tengah masyarakat harus disuarakan.

"Sebelum ALARM NTB berkeluh kesah, kami yang duluan berkeluh kesah. Kami dua kali seminggu turun survei harga ke pasar di seluruh Lotim," ujarnya.

Dalam survei harga itu, bebernya, bukan hanya elpiji yang dipantau. Hal sama juga dilakukan terhadap svsko.

Dari Disprindag Lotim, jelasnya, selalu tetap memonitor harga. Ini dilakukan karna menjadi tugas dan fungsi yang diemban.

"Saat pengecekan yang dilakukan Dinas Perdangan turun ke agen,  pangkalan dan bahkan ke pedagang kecil," tegasnya.

Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan, pihak Pertamina menyebut kurva gas untuk wilayah Lotim sebayak 27.280.000 ton. Jumlah ini setara dengan 9.920.667 buah tabung gas.

Dari jumlah yang tersedia, lanjutnya, sampai bulan Juli 2020 telah disalurkan ke wilayah Lotim sebanyak 13.600 ton. Jumlah ini setara dengan 4.533.333 tabung gas dan tersisa 4.559.334 tabung.

"Namun hasil koordinasi dengan Dinas Perdagangan NTB, kelangkaan gas elpiji ini tidak hanya terjadi di Lombok Timur," ucapnya.

Karena itu, Disperindag dan DPR Lotim akan berkolaborasi membentuk tim. Tim yang dibentuk melibatkan Alarm NTB untuk turun ke lapangan membuktikan dimana titik permasalahanya. (cr-zaa) 





Bank NTB Syariah Raih Penghargaan Top BUMD Awards 2020


MATARAM--Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Bank NTB Syariah mengisi perjalanan usahanya memasuki Semester II tahun 2020. Kali ini Bank NTB Syariah berhasil mendapatkan penghargaan dalam ajang bergengsi TOP BUMD Awards 2020.

Penghargaan ini merupakan bukti sahih atas pencapaian kinerja cemerlang yang konsisten ditunjukkan sejak awal tahun 2020.nTak tanggung-tanggung, Bank NTB Syariah memperoleh tiga penghargaan sekaligus dalam ajang yang dihelat di Golden Ballroom The Sultan Hotel, Jakarta pada Kamis, (27/8) ini.

Ketiga penghargaan itu antara lain Top Pembina BUMD 2020 kepada Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, Top BUMD Awards 2020 # BPD # Bintang 4 kepada Bank NTB Syariah, dan Top CEO BUMD 2020 untuk Direktur Utama Bank NTB Syariah kepada H. Kukuh Rahardjo.

Top BUMD Award adalah satu-satunya kegiatan corporate rating (penilaian kinerja BUMD) terbesar serta paling kredibel dan komprehensif di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada BUMD-BUMD terbaik di Indonesia, atas achievement (prestasi), improvement (perbaikan), dan contribution (kontribusi) yang telah dilakukan oleh BUMD terkait kinerja bisnis, layanan, dan kontribusi BUMD terhadap perekonomian daerah.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, H Kukuh Rahardjo mengatakan, penghargaan tersebut menjadi cambuk pemicu untuk memacu semangat seluruh insan Bank NTB Syariah untuk bekerja maksimal. Kedepan Bank ini akan memberikan yang terbaik, serta menghadirkan beragam terobosan kreatif dan inovatif kepada seluruh nasabah dan stakeholder serta meningkatkan performa usaha.

Terlebih, kata Kukuh, penghargaan ini diberikan atas penilaian juri yang merupakan tokoh-tokoh kredibel dari berbagai bidang. Diantaranya akademisi, pakar manajemen, praktisi dunia usaha, hingga konsultan bisnis dengan melakukan beberapa tahapan assessment diikuti oleh 200 nominasi BUMD terbaik yang sebelumnya sudah diseleksi dari lebih 1.149 BUMD di seluruh Indonesia.

Kegiatan TOP BUMD Awards ini, diselenggarakan secara berkesinambungan setiap tahun, sejak tahun 2016. Untuk tahun 2020 ini, tema yang diangkat adalah  Strategi Keberlangsung Bisnis BUMD di Era New Normal.

“Penghargaan ini diberikan karena dewan juri menilai bahwa keberhasilan kinerja BUMD tentu tidak lepas dari peran, kontribusi dan dukungan serta bimbingan dari kepala daerahnya, dalam hal ini Bapak Gubernur NTB mewakili Bupati/Walikota," kata Kukuh melalui siaran pers, Selasa (1/9 ).

Kukuh mengatakan, meski masih dihadapkan pada situasi ekonomi dan dunia usaha yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Bank NTB Syariah tetap mampu bertahan, dan tetap menunjukan performa positif. Ini karena terus menghadirkan beragam solusi kreatif dan inovatif dari layanan dan jasa yang dikelola.

Sementara itu, Asisten III Setda NTB, Dr. H. Lalu Syafii, MM yang hadir mewakili kegiatan tersebut mengatakan, penghargaan ini bisa diraih karena Gubernur NTB sungguh-sungguh dalam membina BUMD yang ada. Begitu pula BUMD terus berupaya menunjukkan kinerja yang terbaik dalam segala hal.

“Ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras itu pasti akan membuahkan hasil walaupun kita tidak berharap. Tim selama setahun menilai kita dan pilihannya jatuh ke Gubernur NTB. Ini menandakan bahwa NTB bisa gemilang dalam berbagai sektor pembangunan,” terangnya.

Penilaian TOP BUMD Awards – Level Bintang 4 antara lain memiliki pencapaian kinerja yang baik, kepemimpinan dan manajemennya baik dan selaras dengan visi BUMD, telah melakukan inovasi/perbaikan namun kurang didukung teknologi informasi, dan memiliki peran penting dalam pembagunan ekonomi di daerah.

Kukuh Rahardjo, yang terpilih TOP CEO BUMD 2020 meliputi dua kategori yaitu berbasis prestasi dan berbasis karakter & soft kompetensi, mengatakan bahwa sudah sepantasnya bersyukur dan memanfaatkan momentum agar jangan berpuas diri. Melainkan terus meningkatkan inovasi dan kontribusinya bagi perusahaan dan daerah.


“Saat ini kami terus berbenah diri dan memperbaiki sistem bil khusus terkait pengembangan IT dan human capital. Dari sisi IT kami telah mengembangkan fitur-fitur terupdate mobile banking dan lainnya serta melakukan kerjasama payment atau sistem pembayaran elektronik dengan beberapa perusahaan fintech terdepan. Hanya dengan izin Allah Bank NTB Syariah akan semakin maju dan insya Allahh tahun depan bisa meraih TOP BUMD Bintang 5 (Level 5 stars)," ungkapnya.

Peran Strategis dalam Literasi Keuangan Syariah Nasional

Peran signifikan Bank NTB Syariah mendongkrak peringkat literasi dan inklusi keuangan syariah secara nasional. Di sisi lain, kehadiran Bank NTB Syariah setelah konversi menjadi Bank Umum Syariah, yang pada bulan September ini genap berusia dua tahun transformasi menjadi Bank NTB Syariah, telah membuat masyarakat NTB semakin terbuka dan memahami serta menggunakan produk dan jasa industri keuangan syariah.

Menurut Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTB, Farid Falatehan, peningkatan yang sangat signifikan posisi peringkat literasi dan inklusi keuangan syariah di NTB tak terlepas dari peran penting Bank NTB setelah bertransformasi menjadi Bank NTB Syariah.

“Peran Bank NTB Syariah dalam meningkatkan peringkat literasi dan inklusi keuangan syariah di NTB,” katanya.

Farid mengakui jika peran Bank NTB Syariah dalam mendongkrak peringkat literasi dan inklusi keuangan syariah secara nasional sangat besar. Bagaimana tidak, jika pada tahun 2016 silam (Bank NTB belum konversi ke syariah), posisi indeks literasi keuangan syariah Provinsi NTB secara nasional di angka 5,1 persen, maka pada akhir tahun 2019 meningkat signifikan menjadi 22,05 persen.

Kenaikan indeks literasi keuangan syariah tersebut membawa posisi NTB melejit naik peringkat menjadi posisi ke 3 tingkat nasional dari sebelumnya peringkat 23.

Hal ini juga berdampak langsung terhadap indeks inklusi keuangan syariah yang meningkat signifikan secara nasional. Jika di tahun 2016 silam, indeks inklusi keuangan syariah NTB di angka 8,4 persen, naik menjadi 16,7 persen di akhir tahun 2019. Dengan demikian juga mendongkrak posisi peringkat inklusi dari sebelumnya di peringkat 16 menjadi posisi 6 nasional. (*)

Bahagia, 7 Cakada Terima Dukungan Gerindra untuk Pilkada NTB

DUKUNGAN: Para kontestan Pilkada di NTB menerima dukungan dari Partai Gerindra. 

MATARAM--Partai Gerindra NTB menyerahkan dukungan atau B1-KWK pada Pilkada serentak di NTB. Dukungan ini diserahkan di Hotel Golden Palace, Kota Mataram, Selasa (1/9).

Sekretaris Partai Gerindra NTB, Ali Usman Ahim, yang juga merupakan Ketua Deks Pilkada Partai Gerindra NTB mengaku banyak tantangan yang datang. Baik dari internal maupun eksternal yang inginkan Gerindra menentukan arah dukungan ke calon-calon tertentu.

Namun, ia mengatakan Partai Gerindra tetap menunjukkan komitmennya untuk  mendukung calon yang telah ditetapkan.

"Beberapa tantangan kami hadapi dari eksternal maupun internal. Godaan, tawaran dan lainnya. Tapi kami berkomitmen dan menjaga konsistensi. Kami menunjukkan Partai Gerindra berbeda dengan partai lainnya. Kami menjaga konsistensi," ujarnya.

Ia berharap Cakada yang didukung maupun diusung Gerindra terus menunjukkan komitmennya. Cajada diminta terus melakukan konsolidasi politik dan memenangkan hati masyarakat.

Ia mengatakan, dengan menangnya Gerindra pada Pilkada 2020 ini menjadi jalan mulus melaju disuksesi Pileg maupun Pilpres 2024 mendatang.

"Memenangkan Pilkada adalah bagian terpenting dari sejarah yang kita toreh. Tiada hari tanpa konsolidasi. Menang kita di Pilkada akan menjadi bagian yang mempermudah perjuangan Partai Gerindra pada 2024 di Pileg dan Pilpres," katanya.

Sesuai pesan Ketua Umum Prabowo Subianto maupun Haji Bambang Kristiono (HBK), lanjutnya, seluruh Cakada harus berhasil memenangkan hati rakyat. Itu merupakan komitmen Gerinda.

"Seluruh Cakada Partai Gerindra harus memiliki komitmen memenangkan hati masyarakat," ujarnya.

B.1-KWK diserahkan pada masing-masing Cakada. Di Lombok Utara diserahkan kepada Djohan Sjamsu dan Danny Carter Febrianto Ridawan (JODA), di Mataram kepada Makmur-Ahda. Di Lombok Tengah, dukungan diserahkan kepada Pathul-Nursiah.

Kemudian, B.1-KWK juga diberikan kepada HW. Musyafirin-Fud Syaifuddin di Kabupaten Sumbawa Barat. Syafruddin Jarot dan Ir. H Moklis untuk Pilkada Sumbawa, Abdul Kadir Jaelani – H Sahrul Parsan ST, MT untuk Pilkada Dompu dan IDP-Dahlan sebagai Cakada Bima.

Danny Carter dalam sambutannya mengapresiasi Partai Gerindra yang memberikan dukungan kepadanya. Ia juga berterimakasih karena Partai Gerindra telah menggerakkan mesin politik di Lombok Utara.

"Partai Gerindra telah berkomitmen. Suatu kebanggaan bagi saya mesin politik Partai Gerindra terus bergerak untuk kemenangan Joda Akbar. Saya berkomitmen untuk menjaga nama baik Gerindra, berjuang bersama Gerindra dan memenangkan Pilkada di Lombok Utara," ungkapnya.

"Semoga ikhtiar kita menjadi langkah awal untuk kemajuan provinsi dan Indonesia," ujarnya.

Senada juga diungkapkan Makmur Said. Ia mengapresiasi komitmen Gerinda yang sejak awal mendukungnya di Pilkada Kota Mataram.

"Saya menyampaikan terimakasih dan kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Kebanggaan saya rasakan sejak awal, Partai Gerindra tidak pernah bergeser. Saya tahu begitu banyak tawaran dan gangguan, namun Partai Gerindra tetap memiliki komitmen. Saya bertekad akan membawa amanah ini. Sehingga kami bisa bersama memenangkan Pilkada," katanya.

Sementara Pathul juga mengapresiasi komitmen Gerinda yang tidak berubah dukungan sejak pertama diberikan rekomendasi hingga turun B.1-KWK.

"Sampai hari ini Partai Gerindra tidak berubah saat mengeluarkan rekomendasi," katanya.

Fud Syaifuddin mengapresiasi HBK yang telah terbuka dan menerima dia berjuang bersama Gerindra. "Walaupun saya bukan orang Partai Gerindra saya punya slogan yang sama 'kalau bukan kita siapa lagi, kalah bukan sekarang, kapan lagi'," katanya.

Ir. H Moklis dalam sambutannya mengatakan, memiliki rasa bangga terhadap Partai Gerindra. Ia dengan mudah mendekati masyarakat karena didukung Gerindra.

"Rasa bangga kami di lapangan terbukti, apresiasi masyarakat terhadap Partai Gerindra luar biasa," katanya.

Abdul Kadir Jaelani dan Dahlan juga mengapresiasi Partai Gerindra yang telah memberikan dukungan terhadap mereka. (jl)

Our Blog

55 Cups
Average weekly coffee drank
9000 Lines
Average weekly lines of code
400 Customers
Average yearly happy clients

Our Team

Rizki Handika Putra
CEO
Laela Rosanti
Creative Designer
Sopian Haris
Sales Manager
Syamsu Rizal
Developer

Contact

Talk to us

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Dolores iusto fugit esse soluta quae debitis quibusdam harum voluptatem, maxime, aliquam sequi. Tempora ipsum magni unde velit corporis fuga, necessitatibus blanditiis.

Address:

9983 City name, Street name, 232 Apartment C

Work Time:

Monday - Friday from 9am to 5pm

Phone:

595 12 34 567